Breaking News:

Berita Banyuasin

Mengaku Trauma Selalu Gagal Menikah, Mantan Sopir Angkot Ini Sodomi Anak Dibawah Umur

Untuk melancarkan aksi yang tidak senonoh tersebut pelaku mengiming-imingi korbanya MY (14) dengan uang Rp 50 ribu.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/POLSEK TALANG KELAPA
Tersangka AG saat menjalani pemeriksaan di Polsek Talang Kelapa Banyuasin. 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.CKM, BANYUASIN--Mengaku lantaran trauma dengan hubungan yang selalu kandas bahkan hingga batal menikah AG (30) memilih melampiaskan hasratnya dengan perilaku sodomi pada anak dibawah umur.

Bahkan untuk melancarkan aksi yang tidak senonoh tersebut pelaku mengiming-imingi korbanya MY (14) dengan uang Rp 50 ribu, Senin (21/1/2019).

Dihadapan petugas, tersangka AG mengakui kelakuannya tersebut telah dilakulannya lebih dari satu kali terhadap korban yang sama, anak dibawah umur warga Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

"Sudah dua kali menyodomi, pertama pada bulan Juli. Dia tidak mau lalu saya memberikan uang lima puluh ribu kepada MY (14),"akunya kepada awak media.

Ketika ditanya penyebab terkait prilaku menyimpang yang melibatkan anak dibawah umur pelaku mengaku karena trauma gagal menikah dan kerap ditolak wanitanya.

"Saya trauma, setelah gagal menikah dengan pacar saya,"tukasnya.

Selain itu juga, ia pernah mendekati perempuan lain, akan tetapi usahanya tersebut juga kembali gagal.

"Ditolak saya pak,"jelasnya.

Diakuinya, Hasrat untuk menyodomi korban muncul ketika di kediaman orang tua angkatnya.

"Dua kali saya lakukan itu, pertama tidak berhasil, Kedua baru berhasil (berjalan mulus),"ungkapnya.

Pencuri Ponsel Ini Diamuk Massa dan Diikat di Tiang Listrik Hingga Polisi Datang Menjemputnya

Lowongan Kerja Lulusan S1 dan D3 di Indofood. Berikut Syarat dan Jenis Pekerjaan yang Ditawarkan

Sripo-TS Mencari Kartini Milenial. Ini Syaratnya

Prilaku seksual menyimpang yang dilakukan pelaku diketahui setelah pihak keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Talang Kelapa.

Berdasarkan laporan keluarga korban, Tim Reskrim langsung mengamankan pelaku AG di kediamannya tanpa perlawanan.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, melalui Kapolsek Talang kelapa kompol Irwanto yang disampaikan melalui Kanit Reskrim Iptu Sugeng SH Mengatakan, pelaku mengaku telah mengamankan tersangka.

"Dia  mengaku sudah dua kali melakukan perbutan tidak senonoh ini. Dia menjalankan aksinya dengan memberikan uang Rp 50 ribu kepada korbannya."jelas Sugeng.

Terkait kemungkinan korban lainnya, Iptu Sugeng SH mengaku tengah melakukan pendalaman mengingat tersangka yang bekerja sebagai sopir angkot.

"kemungkinan bukan hanya ini bisa jadi ada korban lain perbuatan dari AG ternyata mantan sopir angkot pengakuan pelaku ia sangat menyesal atas perbuatannya tersebut,"terangnya.

Atas perbuatannya pelaku merigkuk di penjara dengan dijerat pasal 82 ayat 1 dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda 15 Milyar.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved