Berita Palembang

Ramai Istilah Debat Contekan' Pasca Debat Capres Perdana. Ini Kata Pengamat Politik dan Kedua Tim

Bahkan salah satu Instagram memposting pemberitaan berjudul DEBAT PERDANA CAPRES & CAWAPRES DINILAI "Isi kertas Vs Kepala"

Ramai Istilah Debat Contekan' Pasca Debat Capres Perdana. Ini Kata Pengamat Politik dan Kedua Tim
Tribun Bogor
Debat Pilpres 2019 yang akan digelar pada Kamis (17/1/2019) dan disiarkan langsung di Kompas TV, TVRI, RTV dan RRI 

"Ketika Jokowi mencontohkan Sarumpaet, terlihat terkejut preaiden ngomong teknis. Kelemahannya Prabowo tidak tenang. Kasus penyerangan Novel Baswedan tidak selesai. Begitu juga KH Ma'ruf yang menjawab soal teroris merupakan salah pemahaman Islam. Padahal tidak hanya Islam saja. Seperti ISIS itu ada penyusupan negara lain yakni Iraq. Ini masalah ideologi yang jawaban blunder. Bukan hanya substansina tapi cara berpikir. Ini debat level di bawah, makanya Prabowo kagok, padahal ia terkejut," papar Ardiyan.

Menurut Ardiyan, masih ada beberapa jawaban Jokowi lainnya yang dinilai tidak tepat mengingat posisinya sebagai petahana yang memegang kekuasaan.

Antara lain menanggapi pernyataan Prabowo jika jadi presiden akan menaikan gaji, dengan lantang Jokowi mengatakan tidak perlu menaikkan gaji pegawai karena menurutnya gaji ASN sudah cukup.

"Solusi harusnya bersifat strategis. Ada yang fatal ketika Jokowi ngomong yang penting hasilnya. Artinya impor yang dilakukan atas keputusan Jokowi, direstui Jokowi. Kenapa dilakukan itu. Begitu juga saat Jokowi mengatakan kenapa Prabowo mencalonkan mantan Napikor sebagai Caleg Gerindra. Harusnya dijawab karena itu sudah jadi keputusan Judicial Review," kata Ardiyan Saptawan.

Menanggapi kicauan soal contekan Capres 01 di Medsos ini, Wakil Bendahara TKD Tim Kampanye Capres No 01 Jokowi-Amin Sumsel, Ir H Yudha Rinaldi dengan santai menjawabnya.

"Bukan contekan, salah persepsi. Jokowi mencatat pertanyaan Prabowo biar connect. Jadi contekan apa? Apa yang ditanyakan Capres lawan debatnya secara garis besarnya dicatat. Sebaliknya mereka juga punya, jadi jangan terlalu begitulah. Nah kalaupun dibilang contekan bocoran. Itukan sudah disepakati sudah diberi kisi kisi. Kesepakatan kedua tim paslon dengan KPU. Yang minta kisi-kisi awalnya itu siapa?," kata Yudha yang juga Bendahara DPD PDIP Sumsel.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved