Kanada akan Beri Perlindungan 24 Jam kepada Gadis Pengungsi Arab Saudi

Rahaf Mohammed Al-qunun, gadis remaja asal Arab Saudi yang kini telah berstatus pengungsi dan mendapat suaka di Kanada dipastikan bakal ditemani

Kanada akan Beri Perlindungan 24 Jam kepada Gadis Pengungsi Arab Saudi
gambarhiu.blogspot.com
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , TORONTO - Rahaf Mohammed Al-qunun, gadis remaja asal Arab Saudi yang kini telah berstatus pengungsi dan mendapat suaka di Kanada dipastikan bakal ditemani penjaga keamanan setiap saat.

Berita Lainnya:
Berlari dari Perang Pengungsi Afghanistan Sudan Rela Kepanasan dan Kehujanan di Jakarta
Amerika Serikat Berencana Terima 110.000 Pengungsi

Disampaikan badan pengungsi yang berbasis di Toronto, Costi, Rahaf yang telah menjadi perhatian internasional karena menentang keluarganya dan mencari suaka di luar negeri, telah menerima banyak ancaman secara online.

Hal itulah yang kemudian memicu munculnya kekhawatiran atas keselamatan gadis remaja berusia 18 tahun itu. Mereka pun memastikan bahwa dia tidak akan pernah ditinggalkan sendirian.

"Sulit untuk mengatakan seberapa serius ancaman-ancaman itu. Meski begitu kami tetap menanggapinya dengan serius," ujar Mario Calla, direktur eksekutif Costi, Selasa (15/1/2019).

Kisah perjuangan Rahaf dalam mendapat kebebasan telah menarik perhatian dunia, dimulai dari twitnya saat bertahan di kamar hotel bandara di Bangkok, Thailand.

Kampanye dukungan kepada Rahaf pun bermunculan di media sosial dengan tagar #SaveRahaf.

Hal ini lantas menjadi perhatian PBB, yang melalui badan pengungsinya, UNHCR, mendampingi, memberi status pengungsi, dan membantunya mendapatkan suaka dari negara ketiga.

Rahaf pun kini mendapat status pengungsi di Kanada dan kedatangannya di bandara Toronto, Sabtu (12/1/2019) lalu langsung disambut oleh Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland.

Sejak saat itu, Costi membantunya mendapatkan akomodasi jangka panjang, membuka rekening bank, mendapatkan dokumen Kanada, mendaftarkannya ke kelas bahasa Inggris, serta mengajaknya berkeliling dan belajar cara hidup di Kanada.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved