Disnaker Kota Palembang Komitmen Kurangi Angka Kasus Perselisihan Antara Perusahaan dan Pekerja

Kami berkomitmen setiap tahun untuk dapat menekan seminimal mungkin angka terjadinya perselisihan antara perusahaan dan pekerja," ujarnya

Disnaker Kota Palembang Komitmen Kurangi Angka Kasus Perselisihan Antara Perusahaan dan Pekerja
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Munas ke VII Serikat Pekerja PT Pusri Palembang (SPPSP), Kamis (16/1/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tak sedikit permasalahan muncul dalam hubungan industrial yang ada di lingkungan organisasi perusahaan. Seperti masalah perselisihan antara pekerja dan manajemen perusahaan.

Untuk itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang, Edison mengatakan, pihaknya mencatat sepanjang tahun 2018 kemarin terdapat 116 kasus peselisihan yang terjadi antara manajemen dan perusahaaan.

Meski demikian, hampir 60 persennya bisa diselesaikan dengan kesepakatan bersama.

"Kami berkomitmen setiap tahun untuk dapat menekan seminimal mungkin angka terjadinya perselisihan antara perusahaan dan pekerja," ujarnya, Kamis (16/1/2019) ditemui usai Munas ke VII Serikat Pekerja PT Pusri Palembang (SPPSP).

Hernia atau Saraf Kejepit Dominasi Kunjungan Pasien Terapi di RSMH Palembang

Minggu Sore Bersama Tulus di Palembang, Catat Lokasi dan Daftar Harga Tiketnya. Ada Diskon Mahasiswa

Prajurit TNI di Makodim 0405 Lahat Jalani Tes Urine Dadakan, Ini Komentar Dandim Letkol Kav Sungudi

Menurut Edison, Persoalan yang sering kali muncul adalah soal PHK dan Mutasi. Perselisihan yang kerap terjadi lantaran tidak adanya komunikasi yang terbangun secara baik. Bahkan, terkadang ada juga ditemui ego sepihak.

"Oleh karenanya, perusahaan harus dapat redam perselisihan tersebut jangan sampai harus diselesaikan ke pengadilan," jelasnya

Ia menilai, sejauh ini komunikasi yang telah dilakukan lihat antar serikat pekerja baik di Perusahaan BUMN maupun Perusahaan swasta dengan manajemen cukup terjalin dengan baik.

"Untuk kelas perushaan BUMN yang ada di Palembang khususnya, komunikasi yang dibangun antara Pusri dan Karyawan cukup baik, sehingga sampai saat ini kami belum menerima laporan gejolak internal yang terjadi di perusahaan," jelasnya.

Karyawan Pertamina Wajib Baca, Pertamina Gandeng Tiga Bank Syariah untuk Pembayaran Gaji Karyawan

Mobil Pikap Hantam Truk Seorang Wanita Tewas Terjepit, Warga Sempat Dengar Suara Dentuman Keras

Herman Deru Ngaku Malu Naik Helikopter, Pastikan Jalan OKU Timur Mulus Sebelum Lebaran

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum PT Pusri, Bob Indiarto mengatakan, adanya forum serikat pekerja menjadi jembatan bagi manajemen perusahaan untuk mendengarkan aspirasi para pekerja.

Perusahaan pun berupaya untuk dapat menjalin komunikasi yang baik sehingga akan menghasilkan harmoni dan sinergi yang solid.

"Meski pucuk pimpinan SPPSP setiap periode berganti, namun komunikasi manajemen dengan serikat pekerja tetap berjalan baik. Kita mencoba untuk mengakomodir semua aspirasi tentu saja tujuannya peningkatan kesejahteraan karyawan," ujarnya.

Ditambahkan, Ketua Umum Serikat Pekerja Pupuk Sriwijaya, Yusman Arrullah menambahkan, melihat perusahaan saat ini tengah proses berkembang dan berinovasi sebagai pekerja tentu berupaya untuk mendukung mewujudkan hal tersebut.

"Terlebih dalam era revolusi Industri ini lewat forum serikat pekerja, kami mencoba untuk menyesuaikannya dengan perkembangan IT, lalu aspirasi yang dikeluarkan pekerja bisa diserap dengan cepat oleh perusahaan," tutupnya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved