Antisipasi Isu Orang Gila Bisa Mencoblos Hingga Rawan Kotak Suara Kardus, Ini Tanggapan KPU Sumsel

Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Sumsel Dra Kelly Mariana mengaku telah mengumpulkan 80 Komisioner Kabupaten/Kota se Sumsel

Antisipasi Isu Orang Gila Bisa Mencoblos Hingga Rawan Kotak Suara Kardus, Ini Tanggapan KPU Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Sumsel Dra Kelly Mariana mengaku telah mengumpulkan 80 Komisioner Kabupaten/Kota yang baru dilantik pada konsolidasi untuk mengntisipasi menangkal upaya pihak yang berusaha mendelegitimasi KPU.

"Kami sudah mengantisipasi untuk semua komisioner agar waspada terhadap pihak yang berusaha mendelegitimasi atau melemahkan KPU," ungkap Kelly Mariana.

Menurut Kelly yang juga dikenal sebagai konsultan kepemiluan bernama BRIDGE (Building Resources in Democracy Governance and Elections) yang berpusat di Canbera, Australia.

Seperti diketahui isu yang didera KPU ini mulai dari isu DPT 31 juta, orang gila yang katanya bisa mencoblos, kotas suara kardus yang rawan, hingga isu kertas suara yang sudah tercoblos 7 kontainer yang ternyata hoax.

Bank SumselBabel Resmi Buka Kantor Capem Parameswara, Siap Layani Semua Layanan Perbankan

Hari-hari Terakhir Eni di SMAN 10 Palembang, Berikut Cerita Guru dan Teman-temannya di Sekolah

Mahasiswa Asal Amerika Serikat Kagumi Kesenian Teater Dulmuluk Palembang, Berikut Komentarnya

"Semua ini sudah kita konsolidasikan. Sebanyak 80 komisioner yang baru saja dilantik beberapa hari lalu telah dikumpulkan sehingga kalau ditanya masalah tersebut, anggota KPU jangan sampai tidak bisa menjawab dengan tepat," jelas alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unsri.

Makanya kata Kelly, pihaknya memberikan pemahaman kalau itu bahannya kertas karton duplex kedap air, bukan yang dibayangkan kebanyakan orang kalau itu seperti kotak kardus mie instan atau kotak kardus kemasan air mineral.

"Padahal yang sebenarnya itu kotak tersebut tebal dan ada lapisan lilin. Kita tahu ada yang baru sehingga wawasannya tidak sampai ke situ. Dengan demikian bisa menjelaskan dan tidak membikin masyarakat bingung," kata Kelly.

Kelly juga mengatakan selain kemungkinan bakal mentakeover tugas komisioner KPU Kabupaten Lahat yang akan memasuki masa tugasnya 13 Januari 2019 ini.

"Tanggal 13 berakhir masa tugas para komisioner Kabupaten Lahat. Dari tanggal itu take over. Soalnya kita belum ada kabar dari pusat untuk setelah tanggal 13 itu. Setelah itu baru kita rapat," kata Kelly yang dikenal pernah menjabat komisioner KPU Sumsel 2009 – 2013.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved