Berita Ogan Ilir

Pengendara yang Melintasi Jalan Indralaya-Kayuagung Diminta Waspada, Sebagian Bahu Jalan Berlumpur

Hujan deras mengguyur wilayah Sumsel dan sekitarnya sejak hampir sepekan terakhir di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menyebabkan bahu jalan negara di titik

Pengendara yang Melintasi Jalan Indralaya-Kayuagung Diminta Waspada, Sebagian Bahu Jalan Berlumpur
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Akibat guyuran hujan menyebabkan trotoar jalan negara di titik kilometer 37 Indralaya-Kayuagung Kabupaten Ogan Ilir berlumpur. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Hujan deras mengguyur wilayah Sumsel dan sekitarnya sejak hampir sepekan terakhir di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menyebabkan bahu jalan negara di titik kilometer 37 Indralaya-Kayuagung berlumpur.

Akibat kondisi tersebut, sangat membahayakan bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang kebetulan melintas, apalagi pada malam hari.

Tak jarang kondisi bahu jalan berlumpur itu, menyebabkan pengendara roda dua kerap kali terpeleset karena mereka tidak mengira bila bahu yang berlebar lebih kurang tiga meter dengan panjang 10 meter itu dalam kondisi licin dan berair.

Menurut Agung (40) seorang pengendara yang kebetulan melintas mengatakan, bila kondisi bahu jalan berlumpur dititik kilometer 37 Indralaya-Kayuagung tersebut, sudah berlangsung sejak lima hari yang lalu sampai dengan saat ini kondisinya kian parah.

Hingga saat ini belum ada pihak terkait melakukan upaya perbaikan.

"Ya, paling tidak dilakukan penimbunan menggunakan material batu agregat supaya yang tadinya berlumpur. Jadi mengeras," tutur Agung.

KPU Sumsel Klaim Perlengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Selesai dan Sudah ada di Gudang

Aliran Sungai Komering Mulai Naik, Tujuh Kecamatan di Kabupaten OKI Rawan Banjir

Mantan Mucikari Ini Kaget Ada Nama Vanessa Angel di Jaringan Artis Prostitusi Online

Senada juga dikeluhkan Madi (25) seorang sopir angkot mengaku kesal apabila setiap angkot yang disopirinya hendak melintasi titik bahu jalan tersebut.

Pasalnya selain kondisi berlumpur di lokasi tersebut kerapkali terjadi penumpukkan kendaraan hingga menimbulkan kemacetan panjang mengingat jaraknya sangat berdekatan dengan pasar Indralaya.

"Kalau kondisi jalan sedang macet, saya terpaksa menerobos trotoar berlumpur tersebut. Kendati berbahaya namun kesannya dipaksakan agar tidak terjebak macet," katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (8/1/2019) kondisi bahu jalan yang berlumpur dan licin tersebut, diduga hanya ditimbun menggunakan timbunan tanah merah tanpa dilapisi bebatuan kerikil atau material agregat.

Sehingga, apabila hujan deras trotoar badan jalan yang tadinya tertimbun tanah merah, seketika menjadi licin dan berlumpur seperti kubangan kerbau.

===

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved