Berangkat Ibadah Haji Reguler Antri 15 Tahun, Visa Furoda Jadi Solusinya Namun Tetap Hati-hati

Jamaah Calon Haji (JCH) yang hendak berangkat dari Palembang unutk menunaikan ibadah ke tanah suci Mekkah, kini harus antri hingga 15 tahun lamanya.

Berangkat Ibadah Haji Reguler Antri 15 Tahun, Visa Furoda Jadi Solusinya Namun Tetap Hati-hati
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Sekretaris KBH Al-Mabrur, H Mecca Edo Eka Satria SH. 

"Kami senang kalau berhasil berangkat, tapi kami kasian kalau jamaah tidak berangkat, Visa Furoda ini sistem pemberitahuannya mendadak beda dengan Haji reguler dan plus yang pemberitahuannya minimal setahun sebelum berangkat. Jadi bahasanya Visa Furoda ini menunggu (sisa porsi) dari ketentuan Kemenag," jelasnya.

Jembatan Musi IV Palembang Dibuka, Walikota Palembang Ungkap Sudah Tiga Kali Ada Pencurian Kabel

Polisi Polsek di Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba 60 Kg Sabu-sabu dan 295 Kg Ganja Kering

Jembatan Musi IV Palembang yang Butuh Perjuangan Panjang, Ini Cerita Walikota Palembang Harnojoyo

Sekretaris KBH Al-Mabrur, H Mecca Edo Eka Satria SH menambahkan, untuk List bagi CJH reguler harus menunggu sampai 16 tahun dengan membayar total biaya Rp 34 juta dua kali angsur.

Sedangkan jamaah haji plus biaya total 11.500 USD juga dua kali angsur dan harus menunggu 5-7 tahun keberangkatan.

"Kita pasti berangkat dan harus sesuai keberangkatan dari Kemenag, kalau terjadi tidak berangkat itu, misalnya ada yang meninggal atau hal lain yang menjadi kendala," ujarnya.

Waktu untuk haji reguler, lamanya seperti biasa seperti 40-43 hari, sedangkan Haji Plus Kisaran waktu 25 hari dan untuk haji menggunakan Visa Furoda kemungkinan bisa lebih cepat daripada haji plus.

"Kalau untuk fasilitasnya pasti berbeda, misalnya haji plus yang harus tinggal di hotel Bintang 5 dengan jarak tempuh singkat dari Masjidil Harom, serta dilengkapi fasilitas lain dan kenyamanan.

Berbeda dengan haji reguler yang menggunkan fasilitas penginapan Bintang 3-4 yang jaraknya bisa 3-5 Km ke Masjid untuk beribadah," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved