Disdukcapil Palembang Layani KTP Anak Atau Kartu Identitas Anak, Catat Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang mulai melayani KTP anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) pada 7 Januari 2019

Disdukcapil Palembang Layani KTP Anak Atau Kartu Identitas Anak, Catat Jadwal dan Syarat Lengkapnya
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Kepala Disdukcapil Kota Palembang Edwin Effendi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang mulai melayani KTP anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) pada 7 Januari 2019 mendatang.

Untuk tahap awal Disdukcapil menyediakan 25.000 blanko KIA.

Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Edwin Efendi, sesuai surat edaran Sekda Kota Palembang Nomor 471.I/002593/Dukcapil/2018 perihal Penerbitan KIA yang ditujukan kepada seluruh Camat sekota Palembang, mulai mempersiapkan permohonan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Adapun syarat pembuatan KIA berkas foto Copy KK, foto Copy Akte Kelahiran Anak, foto Copy EKTP Suami dan Isteri dan foto Anak 2x3 sebanyak 2 lembar.

Sisir e-KTP yang Rusak di Kelurahaan dan Kecamatan, Ketemu Langsung Bakar

Herman Deru: Masyarakat yang Belum Punya JKN-KIS Tetap Bisa Berobat Pakai KTP. Saya Tanggung Jawab

KIA berlaku untuk anak 0-5 tahun dan 5-17 tahun, dengan masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun adalah sampai anak usia 5 tahun.

Bagi anak usia diatas 5 tahun adalah sampai anak berusia 17 tahun kurang 1 hari.

"Masyarakat yang ingin mengajukan permohonan, dapat melengkapi persyaratan ke kecamatan masing-masing. Kalau sudah lengkap langsung ke Dukcapil," kata Erwin Jumat (4/1/2019)

Edwin berharap, segera mengurus proses KIA menjadi identitas bagi anak. Karena, tujuan dari KIA adalah untuk melindungi anak serta memberikan identitas bagi anak.

Khusus Warga Miskin Sumatera Selatan, Tetap Bisa Berobat Pakai KTP

Bupati/Walikota Diminta Segera Tindaklanjuti SE Baru Penatausahaan KTP-el yang Rusak atau Invalid

" Kedepan tidak ada lagi data kependudukan yang tidam terdata," ulasnya.

Menurut dia, jika pihaknya sudah menerbitkan, sistem distribusi akan langsung dari kecamatan masing-masing.

"Harus diketahui masyarakat, permohonan pembuatan KIA tidak dipungut biaya atau gratis. Jika ditemukan petugas nakal masyarakat segera melapor agar dapat kami tindaktegas," imbuhnya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved