Tiap 39 Menit Sekali Terjadi Kejahatan, Kapolda Sumsel Klaim Angka Kriminalitas di Sumsel Menurun

Angka kriminalitas yang terjadi di wilayah Sumsel sepanjang tahun 2018, diklaim Polda Sumsel mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Tiap 39 Menit Sekali Terjadi Kejahatan, Kapolda Sumsel Klaim Angka Kriminalitas di Sumsel Menurun
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara beserta jajarannya saat menyampaikan laporan Analisis dan Evaluasi (Anev) akhir tahun di Mapolda Sumsel, Senin (31/12/2018) malam. 

Laporan wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Angka kriminalitas yang terjadi di wilayah Sumsel sepanjang tahun 2018, diklaim Polda Sumsel mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkanain Adinegara mengatakan, bahwa warga Sumsel pada tahun 2018 harus berhadapan dengan kriminalitas setiap 39 menit sekali.

Tingkat kriminalitas tersebut lebih baik dari tahun sebelumnya yakni 33 menit, untuk satu kasus kriminalnya.

Data ini diungkapkan apolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dalam laporan analisis evaluasi (anev) akhir tahun 2018 di Mapolda Sumsel, Senin (31/12/2018).

Kapolda Sumsel Ajak Insan Pers Jaga Pemilu Tetap Kondusif

Jadi Wakapolda Sumsel, Denni Gapril Keturunan OKI & OI Pulang Kampung

Kapolda Sumsel Tak Lagi Beri Imbauan Kepada Pelaku Sopir Taksi Online untuk Menyerahkan Diri

Menurut Jenderal bintang dua tersebut, tingkat keamanan di Sumsel tahun 2018 lebih membaik dari tahun sebelumnya.

"Ini menunjukan bahwa tingkat keamanan di Sumsel mengalami perbaikan. Artinya ada peningkatan keamanan di Sumsel. Secara persentase, selang waktu itu turun 12,12 persen dibanding tahun sebelumnya," ujar Kapolda Sumsel.

Hal tersebut, tidak lepas dari upaya pengamanan yang dilakukan Polda, terutama saat menjelang dua event besar selama 2018 yakni, Pilkada serentak dan Asian Games.

"Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, razia premanisme kemarin kan lebih digiatkan. Ini hasilnya," ujar Kapolda Sumsel.

Zulkarnain menambahkan, dari 13.217 laporan tindak pidana yang diterima jajarannya sepanjang 2018 menurut dari tahun sebelumnya yakni 16.147. Jumlah tersebut jika ditotal secara persentase, menurun menjadi 18,15 persen.

Begitu pun dengan jumlah kasus yang berhasil diselesaikan sepanjang tahun 2018. Polda Sumsel mencatat 9.314 laporan tindak pidana berhasil diselesaikan dengan persentase penyelesaian 70,47 persen.

Artinya terdapat kenaikan secara persentase tersebut naik dari 2017 yang hanya 65,57 persen yakni 10.587 penyelesaian.

Zulkarnain menutup anev dengan komitmen untuk tetap menjaga keamanan masyarakat Sumatera Selatan. Menurutnya, sejak dari awal dirinya sudah berkomitmen untuk memberantas seluruh tindak kejahatan di Sumsel.

"Ini pun tidak terlepas dari kepolisian yang berani mengambil tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan sadis yang mengancam nyawa warga. Tembak mati para pelaku kejahatan sadis dan narkoba berbuah kepada tingkat kriminalitas yang menurun," jelasnya.

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved