Buku Bekas di Samping Masjid Agung Palembang Masih Diminati, Berikut Jenis-jenis Buku yang Tersedia

Sejumlah depot penjualan buku bekas yang masih banyak diminati, masih tetap melayani masyarakat yang berada di samping Masjid Agung Palembang

Buku Bekas di Samping Masjid Agung Palembang Masih Diminati, Berikut Jenis-jenis Buku yang Tersedia
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Pencinta buku bekas tengah memilih koleksi buku yang akan dibeli di Depot Buku Saudara di depan kawasan Masjid Agung Palembang, Selasa (1/1/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah depot penjualan buku bekas yang masih banyak diminati, masih tetap melayani masyarakat yang berada di samping Masjid Agung Palembang.

Pantauan Sripoku.com selasa 91/1/2019), tampak ribuan buku bekas beragam jenis mulai dari buku pelajaran, sastra, agama, nonfiksi, sampai buku terjemahan tersusun rapi hingga memenuhi depot buku berukuran 2x2 meter.

Depot buku Saudara milik Zul yang berlokasi di deretan pertokoan depan Masjid Agung Palembang ini masih menjadi referensi kunjungan bagi pencinta buku bekas dengan keuangan terbatas.

Sayangnya, di era yang serba digital ini Zul masih belum punya toko online untuk menjual produk buku bekasnya.

Pembeli yang ingin mencari buku harus datang langsung ke depot buku yang ia buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB setiap harinya.

Selain Zul, ada beberapa pedagang buku bekas lainnya yang masih bertahan menjajakan dagangannya dengan sistem konvensional.

Sampah Perayaan Malam Tahun Baru di Palembang Capai 15 Ton, Pelataran BKB Paling Banyak Sampah

Dharma Lautan Utama Siapkan Kapal Feri Rute Palembang-Bangka, Berikut Harga Tarif Penumpangnya

Ribuan Warga Lahat Serbu Lokasi Wisata, Kasat Lantas AKP Rio Turun ke Jalan Atur Arus Kendaraan

"Sebenarnya pengin jualan lewat internet. Tapi, belum ada yang mau kelola. Saya belum bisa bagi waktunya kalau harus pegang dua-duanya, jualan di depot dan online," ujar Zul kepada Sripoku.com.

Zul mengatakan, jika harus beralih ke toko daring ia harus merekrut seseorang karyawan yang meng-handle sistem promosi serta penjualannya.

Selain itu, Zul mengakui dia masih nyaman berjualan langsung di depot sebab bisa berinteraksi dan melakukan proses transaksi secara langsung dengan calon pembeli.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved