Berita Banyuasin

BREAKING NEWS : Kades Mekar Sari Banyuasin Ditembak Perampok, Sarang Burung Walet Jadi Incaran

Enam orang kawanan perampok bersenpi (bersenjata api), beraksi di rumah seorang kepala Desa Mekar Sari Kecamatan Selat Penoguan Kabupaten Banyuasin.

SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Karyono, Kepala Desa (Kades) Mekar Sari Kecamatan Selat Penugoan kabupaten Banyuasin yang menjadi korban perampokan dan jarinya ditembak perampok, Selasa (01/01/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Enam orang kawanan perampok bersenpi (bersenjata api), beraksi di rumah seorang Kepala Desa Mekar Sari Kecamatan Selat Penoguan Kabupaten Banyuasin.

Bahkan kawanan perampok ini menggasak harta benda milik korban.

Dalam aksinya tersebut, untuk memuluskan aksinya kawanan perampok  melepaskan tembakan kepada korban yang mengenai bagian jari tangan kiri dan timbis pada bagian samping kanan kepala kades.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Selasa (1/1/2019), kawanan perampok berhasil masuk ke rumah Karyono Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Selat Penogoan Banyuasin.

Hal itu dibenarkan sekretaris Desa (Sekdes) Mekarsari Riyanto melalui pesan Whatsapp kepada wartawan, yang menceritakan kawanan pelaku diduga rampok diperkirakan berjumlah 6 orang yang menyelinap kerumah korban Senin (31/12/2018) sekitar pukul 01.35 dini hari.

Peredaran Narkoba di Sumsel Meningkat Drastis, Acara Orgen Tunggal Jadi Sorotan Petugas Polda Sumsel

Sampah Perayaan Malam Tahun Baru di Palembang Capai 15 Ton, Pelataran BKB Paling Banyak Sampah

Buku Bekas di Samping Agung Palembang Masih Banyak Diminati, Berikut Jenis-jenis Buku yang Tersedia

Dikatakannya, aksi pelaku perampokan terbilang nekat karena menggunakan senjata api yang dilakukan lebih dari 3 orang pelaku.

"Perampok memasuki rumah korban langsung menembak dengan senjata api ke arah Kades hingga mengenai timbis pada bagian kepalanya dan jari tangan kirinya,"ujar Riyanto.

Akibatnya dalam aksi tersebut itu kawanan rampok berhasil membawa perhiasan emas, uang tunai dan sarang burung walet yang telah siap jual.

"Kerugian yang dialami korban kalau ditaksir bisa mencapai puluhan juta," terang Sekertaris Desa Mekar Sari.

Sementara Kapolsek Pulau Rimau AKP Jiman saat di konfirmasi membenarkan peristiwa perampokan tersebut yang tengah menjalani penyelidikan.

"Iya benar, namun saat ini tengah dalam penyelidikan," singkatnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved