SFC Update

Akui Belum Ada yang Menawar Saham Sriwijaya FC. Muddai Madang Beri Isyarat ke BUMD Ada Harga Sepsial

Kalau memang pemerintah BUMD yang mau ambil, aku tidak akan menghitung harga komersil. Kalaupun ada hutang, ya bayar hutang

Akui Belum Ada yang Menawar Saham Sriwijaya FC. Muddai Madang Beri Isyarat ke BUMD Ada Harga Sepsial
SRIPOKU.COM/RESHA
Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang saat mengadakan konfrensi pers di Hotel Grand Inna Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang mengaku hingga saat ini belum ada yang menawar saham Sriwijaya FC.

Baik dari perseorangan, lembaga maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumsel.

“Belum ada. Silahkan kepada siapa saja yang berminat, kita terbuka, tapi sekarang belum ada,” ujarnya saat dikonfirmasi Sripo Selasa (1/1/2019).

Kecelakaan Maut Xpander vs Beat di Prabumulih, Pengendara Motor Tewas Terpental & Nyangkut di Pohon

Lengkapi Berkas, CPNS Okus Boleh Tes Kesehatan & Narkoba di Palembang

Petik Buah Rambutan Untuk Dijual, Pemuda di Muaraenim Ini Tewas Kesetrum. Begini Kronologinya

Sebelumnya, Muddai Madang mengklaim dirinya memiliki saham PT SOM selaku pengelola klub Sriwijaya FC sebesar 88 persen.

Sisanya, dimiliki oleh Pemprov Sumsel melalui Yayasan Sepakbola Sriwijaya.

Muddai menjelaskan, pihaknya tak ingin membatas-batasi person atau lembaga yang ingin memiliki saham mayoritasnya tersebut.

Link Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 di Kabupaten dan Kota Lampung

Link Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 di Kabupaten dan Kota Lampung

Kursi Bus Trans Musi Palembang Rusak tak Terawat, Penumpang Mengeluh Rasanya Seperti Naik Angkot

Dengan catatan, pihak yang mengakusisi nanti tidak berorientasi pada bisnis alias mencari laba 100 persen.

“Yang paling penting peduli dengan Sriwijaya FC. Jadi orang yang ambil alih nanti jangan hitung-hitungan bisnis 100 persen, jangan. Kalau mau hitung-hitungan bisnis susah, ga untung,” ungkapnya.

Artinya, saham kepemilikan tersebut sebaiknya dimiliki oleh BUMD yang ada di wilayah Sumsel saat ini.

Sebabnya, mereka bisa jadi media dari Pemerintah Provinsi Sumsel untuk turut campur dalam pengelolaan Sriwijaya FC.

Mengenang Jasa Pahlawan Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang, Berikut Sepenggal Sejarah Ceritanya

Mengenang Jasa Pahlawan Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang, Berikut Sepenggal Sejarah Ceritanya

PT JSC Palembang Terapkan Parkir Elektronik Bagi Pengunjung, Berikut Tarif Sesuai Jenis Kendaraan

“Kalau Pemprov beli langsung kan tidak boleh. Bisa juga melalui BUMD tadi,” terangnya.

Dan jika memang ada BUMD yang berminat, maka Muddai terbuka untuk mengadakan pembicaraan terkait hal tersebut.

Ia bahkan memberi harga spesial, jika memang BUMD tadi akan benar-benar serius membeli saham tersebut.

“Kalau memang pemerintah BUMD yang mau ambil, aku tidak akan menghitung harga komersil. Kalaupun ada hutang, ya bayar hutang. Ada harga spesial, kita tinggal berunding. Cuma kalau ngomong saja lewat media, ya kita repot. Ini perlu biaya yang tidak sedikit, bukan pakai angin,” katanya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved