Berita Palembang

Larangan Parkir Jadi Penyebab Turunnya Omset Pelaku Bisnis Perlengkapan Olahraga di Palembang

Meskipun Kota Palembang terpilih menjadi tuang rumah perhelatan akbar olahraga se-Asia Asian Games 2018, tidak memberikan dampak positif

Larangan Parkir Jadi Penyebab Turunnya Omset Pelaku Bisnis Perlengkapan Olahraga di Palembang
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Toko olahrga Sudirman sport mengalami penurunan omset ditahun 2018 karena faktor perekonomian dunia yang tidak stabil, Jumat (28/12). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Meskipun Kota Palembang terpilih menjadi tuang rumah perhelatan akbar  olahraga se-Asia Asian Games 2018, tidak memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perlengkapan olahraga.

Bahkan omset pelaku bisnis ini cenderung turun, karena dipicu berbagai faktor.

Mulai dari naiknya harga Dolar, karena ada beberapa produk yang dijual berasal dari bahan-bahan impor.

Faktor lain yang menyebabkan turunnya omset ini adalah adanya kebijakan larangan parkir di sepanjang Jl Sudirman khususnya saat Asian Games sampai sekarang.

Yuk Olah Sendiri di Rumah, Usus Ayam Bersih Tanpa Bau dan Lendir, Begini Cara Membersihkannya

Paman Wanita yang Nekat Melompat dari Ruko PTC Mall Laporkan Majikan Ponaknnya

Daftarkan 40 Ribu Pekerja Rentan di Sumsel dan Babel Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Seperti yang diakui oleh Manajer Sudirman Sport yang berada tepat di jembatan penyeberangan PT Pusri, Jasveen Parmar.

Omset bisnis di bidang perlengkapan olahraga ini justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun 2018 ini nilai Dolar tidak stabil bahkan cenderung naik, sehingga berpengaruh pada harga perlengkapan olahraga yang bahannya pembuatannya impor.

Empat Tahun Bupati Ilyas Panji Alam Belum Miliki Wakil Bupati, DPRD OI Mendadak Gelar Rapat Terbuka

Dj Egza Merintis Karir Sampai Ke Hawai, Bawakan Lagu Blackpink

Diimingi Uang Oleh Teman Wanita yang Baru Dikenalnya, Pria Ini Malah Kehilangan Motor

Hal ini menyebabkan banyak produsen-produsen olahraga yang menaikkan harga jual karena bahan-bahan dari apparel impor langsung dari luar negeri.

“Dibanding tahun 2017, tahun ini omset sedikit turun. Dan mau tidak mau kita harus pintar mengatur ulang penjualan,” jelasnya saat diwawancarai, Jumat (28/12).

Halaman
12
Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved