Berita Palembang

Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Berhasil Ditangkap di Palembang, Sabu 1/5 Kg Berhasil Diamankan

Jajaran Reserse Narkoba Polresta Palembang Pimpinan Kasat Narkoba Kompol Ahmad Akbar, kembali meringkus dua kurir narkoba jaringan Malaysia.

Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Berhasil Ditangkap di Palembang, Sabu 1/5 Kg Berhasil Diamankan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kedua pengedar tersebut yakni Fitri Amalaia (20), dan arga Jalan Tribunan Lama Kecamatan Sekupang Kota Batam Propinsi Kepulauan Riau dan M Ali (49), warga Jalan. KBH Harapan II Kelurahan Bengkong Kecamatan Bengkong Kota Batam Propinsi Kepulauan Riau, diringkus petugas saat sedang berada di area pelataran Palembang Squre (PS), pada Kamis (13/12), sekitar pukul 21.00 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jajaran Reserse Narkoba Polresta Palembang Pimpinan Kasat Narkoba Kompol Ahmad Akbar, kembali meringkus dua kurir narkoba jaringan Malyasia.

Dari penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti setengah kilogram sabu dari Malaysia.

Kedua pengedar tersebut yakni Fitri Amalia (20), warga Jalan Tribunan Lama Kecamatan Sekupang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau dan M Ali (49), warga Jalan KBH Harapan II Kelurahan Bengkong Kecamatan Bengkong Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, diringkus petugas saat sedang berada di area pelataran Palembang Squre (PS), pada Kamis (13/12), sekitar pukul 21.00.

Gerai Jambu Ilunan Habiskan Ratusan Buah Setiap Hari, Berikut Dua Lokasi Penjualannya

Gubernur Ajak Media Massa Cerdaskan Masyarakat. TVRI dan SPPS Sumsel Audensi dengan Gubernur

Herman Deru Titip Program Babinsa Mengajar Mengaji, Hasil Audinesi dengan Dandim 0418/Palembang

Ketika melihat anggota narkoba Polresta Palembang yang mengenakan baju preman, keduanya pun hendak lari dari kejaran petugas.

Namun karena kesigapan petugas, keduanya pun berhasil diamankan beserta barang bukti, setengah kilogram sabu, yang saat itu berada ditangan keduanya.

Guna mempertanggungjawabkan ulahnya, keduanya pun langsung digiring ke Mapolresta Palembang.

Suara Dentuman Misterius di Langit Sumsel, Pos Pengamat Pastikan Akibat Erupsi Anak Gunung Krakatau

Suara Dentuman Misterius di Langit Sumsel, Pos Pengamat Pastikan Akibat Erupsi Anak Gunung Krakatau

Bupati Cik Ujang Tepati Janji Politik, Berlakukan Sekolah dan Berobat Gratis di Lahat

"Benar ditangkap kedua diduga pengedar jaringan Malyasia ini, berawal dari adanya informasi masyarakat. Dari
sana langsung kita lakukan penyelidikan selama satu minggu, dan berhasil ditangkap di kawasan PS Mall, Palembang," ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba, Kompol Ahmad Akbar, Rabu (26/12), ketika mengelar perkera.

Lanjut Wahyu, diduga sabu setengah kilogram tersebut akan diedarkan di Kota Palembang, untuk pesta tahun baru. Dimana diketahui dibawa kedua tersangka lewat jalur darat, Malaysia-Bangka-Palembang.

"Nah saat di Palembang lah langsung kita ringkus," tegasnya.

Videografer Sriwijaya Post, Jadi Juara 3 Young Digital Journalis Joining Union 2018 Kategori Vlog

HD : Sumsel Harus Jadi Contoh Penegakan Demokrasi Bermartabat

Videografer Sriwijaya Post, Jadi Juara 3 Young Digital Journalis Joining Union 2018 Kategori Vlog

Selain mengamankan kedua tersangka, sambung Kapolresta Palembang, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa, lima bungkus narkoba jenis sabu plastik bening dengan berat masing-masing 450 gram, total setengah kilogram, satu buah tas selempang, satu buah passport, satu buah ATM BCA, dua lembar slup
hotel, empat handphone milik pelaku.

"Atas ulahnya keduanya akan diancam pasal 112 dan 114 KUHP UU Narkotika dengan ancaman seumur hidup," tegasnya.

HD : Sumsel Harus Jadi Contoh Penegakan Demokrasi Bermartabat

Videografer Sriwijaya Post, Jadi Juara 3 Young Digital Journalis Joining Union 2018 Kategori Vlog

Pengumuman Kelulusan CPNS Segera Diumumkan, Ini Persyaratan Lengkap Pemberkasan CPNS Kota Palembang

Sedangkan, Ali dan Fitri ketika ditemui hanya menundukan kedua kepala mereka lantaran malu dengan perbuatannya, saya baru sekali pak mengantar sabu ini, dan diupah 60 juta jika sabu ini sampai ke
pembelinya.

"Kami berdua juga tak saling kenal, pas di Palembang lah kami bertemu dipertemukan oleh sang bandar," ungkap duanya menyesal.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved