Berita Pagaralam

Berita Pagaralam - Pasar Nendagung Masih Semerawut. Wako Ancam Pedagang Jika Tak Pindah Kedalam Kios

Kondisi pedagang tidak teratur. Bahkan parahnya badan jalan yang ada disekeliling Pasar menjadi lapak pedagang.

Berita Pagaralam - Pasar Nendagung Masih Semerawut. Wako Ancam Pedagang Jika Tak Pindah Kedalam Kios
Dok. Humas Pemkot Pagaralam
CEK PASAR NENDAGUNG : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono SIk saat mengunjungi kawasan Pasar Terminal Nendagung, Senin (24/12/2018). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni dan Kapolres AKBP Tri Saksono SIk memgunjungi, Senin (24/12/2018) kemarin melakukan kunjungan ke Pasar Nendagung.

Saat tiba dilokasi Wako menemui kondisi Pasar Nendagung yang masig semerawut.

Kondisi pedagang tidak teratur. Bahkan parahnya badan jalan yang ada disekeliling Pasar menjadi lapak pedagang.

Akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa melintas hanya kendaraan roda saja.

Walikota sempat geram saat melihat kondisi Kios Pasar Nendagung yang sama sekali tidak ada pedagang yang menempati.

Pasahal gedung pasar tersebut sudah dibangun oleh pemerintah namun tidak ditempati. Kondisi tersebut membuat gedung pasar terkesan terbengkalai.

Mendapati hal itu, Wako memerintahkan dinas terkait untuk kembali melalukan penertiban pedagang yang ada diluar agar bisa menempati kios yang ada di Pasar Nendagung.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, saat ini pasar Terminal Nendagung memang kosong serta tidak dipungkiri penampakan diluar gedung pasar masih semerawut dan alasan inilah yang dianggap pedagang yang tidak mau masuk. Padahal sudah ada fasilitas yang pemkot sediakan untuk pedagang.

"Pedagang beralasan kios Pasar Nendagung kecil untuk itu para pedagang tidak menempati kiosnya. Untuk itu kita akan memberikan 2 lapak bagi pedagang yang ingij pindah," katanya.

Untuk menghindari indikasi kemungkinan tebang pilih pada saat pemilihan lapak, nantinya pengelola pasar terminal Nendagung juga akan melakukan pemilihan tempat nanti dengan cara diundi.

"Januari 2019 ini kita harap masalah ini rampung. Jika masih ada pedagang yang membandel maka akan kita tindak tegas karena Pemkot Pagaralam sudah memberikan fasilitas jadi tidak ada lagi alasan tidak mau berjualan di dalam," tegasnya.

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved