Terkuak Skenario Gagalkan Divestasi Freeport, AS Marah Besar dan Sempat Kerahkan Pasukan

Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali membongkar berbagai skandal freeport

Terkuak Skenario Gagalkan Divestasi Freeport, AS Marah Besar dan Sempat Kerahkan Pasukan
KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTO
Proses flotasi atau pengapungan mineral tambang, seperti tembaga, emas, dan perak. Proses itu dilakukan untuk memperoleh konsentrat yang terdiri dari tembaga, emas, dan perak. Konsentrat itu kemudian dialirkan ke Pelabuhan Amamapare, dikeringkan, dan kemudian dikirim ke pabrik-pabrik pengecoran. 

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, hal itu bisa terjadi lantaran dengan ketentuan itu maka Freeport menggunakan sistem perpajakan tetap (nail down).

Sistem pajak ini dinilai lebih menguntungkan lantaran Freeport bisa membuat proyeksi bisnis jangka panjang tanpa pusing menghitung besaran pajak.

Melalui sistem perpajakan nail down, besaran pajak Freeport sudah ditetapkan di awal kontrak dengan pemerintah.

Besaran pajak itu berlaku tetap hingga kontrak operasi perusahaan asal AS itu berakhir.

"Jadi dengan perubahan harga itu kalau kita jumlah kan seluruh penerimaan baik dalam PPh Badan PPh perseorangan yang mereka bayarkan, PPN, PBB, kemudian pajak air tanah, kemudian royalti," kata dia.

"Itu semua akan masuk di dalam komponen yang jumlahnya secara total lebih banyak (dibanding rezim Kontrak Karya)," tambah Sri Mulyani.

Pembayar pajak terbesar

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan salah satu pembayar pajak terbesar di Indonesia. Tahun 2017, kontribusi Freeport untuk Indonesia dari pajak, royalti, pajak ekspor, dividen dan pungutan lainnya sebesar 756 juta dollar AS.

Laporan lembar fakta Inalum memaparkan, sejak 1992 hingga 2017, PTFI telah memberikan kontribusi kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen dan pungutan lainnya sebesar 17,3 miliar dollar AS. Sementara total deviden yang diterima Freeport McMoran dari PTFI adalah 11,9 miliar dollar AS.

Porsi pendapatan untuk Indonesia lebih besar, yakni 59 persen dibandingkan untuk pengendali PTFI di pusat.

PTFI juga berkontribusi untuk dana investasi sosial sejak 1992-2017 sebesar 1,6 miliar dollar AS.

Beroperasinya Freeport di Indonesia menyumbang 0,6 persen PDB Indonesia, 48 persen PDRB Papua, dan 94 persen PDRB Kabupaten Mimika.

Selain itu, sebanyak 230.000 kesempatan kerja tercipta dengan adanya Freeport, 122.000 di Papua dan 108.000 di luar Papua.

Hingga Maret 2018, jumlah karyawan PTFI yang secara langsung direkrut oleh PTFI adalah 7.028. Sekitar 2.888 karyawan adalah orang Papua.

Kekayaan tambang PTFI terdiri dari emas, tembaga dan perak yang sedikitnya bernilai 150 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 2.000 triliun.

Pada 2017, produksi tembaga PTFI sebesar 996 juta pounds dan emas sebesar 1,55 juta ounces.

Sementara pendapatan PTFI dari hasil tambang 2017 sebesar 4,4 miliar dollar AS dengan laba bersih 1,3 miliar dollar AS.

Angkanya tumbuh cukup signifikan dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar 3,3 miliar dollar AS dengan laba bersih 579 juta dollar AS.

Terkait pengembangan komunitas, PTFI telah berkomitmen sepanjang 2018 untuk menyediakan 1 persen dari total pendapatan untuk pengembangan masyarakat lokal di daerah operasional PTFI.

PTFI telah menyumbangkan 44 juta dollar AS pada 2017 dan 33 juta dollar AS di tahun 2016.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rhenald Kasali Sebut Saat Jokowi Mulai Eksekusi Beli Freeport, AS Marah Besar" dan "Pembayar Pajak Terbesar, Freeport Sumbang Penerimaan Negara 17,2 Miliar Dollar AS"

====

Editor: Candra Okta Della
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved