Berita OKU Timur

Kisah Sukses Bupati OKU Timur, Pernah Jadi Tukang Bangunan & Penjual Pasir

Lika-liku kehidupan yang dijalani HM Kholid MD Ssos Msi yang saat ini menjabat sebagai Bupati OKU Timur mungkin tidak berbeda

Kisah Sukses Bupati OKU Timur, Pernah Jadi Tukang Bangunan & Penjual Pasir
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur, HM Kholid MD 

Setelah priode pertama menjabat sebagai wakil Bupati, pada priode kedua H Herman Deru kemudian kembali maju sebagai Bupati dan kembali berpasangan dengan HM Kholid MD.

Bupati OKU Timur, HM Kholid MD dan Istri
Bupati OKU Timur, HM Kholid MD dan Istri (SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA)

Keberhasilan dan sejumlah program yang Deru-Kholid terapkan pada priode pertama tentu saja membuat pasangan ini diatas angin dan tidak tersaingi dalam pilkada priode 2010-2015 tersebut.

Pada tahun 2015, setelah priode kedua pasangan Deru-Kholid berakhir. Dengan berbagai pertimbangan dan melihat kondisi masyarakat, Kholid kemudian memutuskan untuk maju sebagai bupati berpasangan dengan Fery Antoni yang sebelumnya merupakan anggota DPRD OKU Timur.

Dengan kiprahnya membangun OKU Timur bersama Herman Deru, dua priode, tentu saja membuat Kholid yang berpasangan dengan Fery Antoni unggul dalam pilkada 2015 dan berhasil memenangkan pilkada tersebut.

Menumpang Tinggal

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai perjuangannya selama bertugas di OKU Timur Kholid menceritakan bagaimana dirinya harus menumpang selama tiga tahun ketika pertamakali bertugas di Baturaja OKU pada tahun 1982 sebelum pemekaran OKU Timur.

selain menjadi pegawai, Kholid juga melakukan pekerjaan sampingan sepulang bekerja dengan menjadi tukang kayu bersama mentornya Pak Tumi untuk menunjang kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan adik-adiknya melanjutkan pendidikan.

“Dahulu saya bersama Pak Tumi terkenal sebagai tukang pembuat rumah. Kami laris dipanggil ke berbagai tempat di Baturaja untuk bertukang. Hasil tukang saya bagus jadi orang senang,” Kholid bercerita.

Selain bertukang kata Kholid dirinya juga sempat menjadi perantara untuk mencari pasir dari wilayah Martapura ke Baturaja. Setiap kali ada yang mencari pasir di wilayah Baturaja akan menghubunginya untuk mencarikan pasir dan diantar ke Baturaja.

“Pasir itu untuk nimbun diwilayah Baturaja. Daerah Bakung Baturaja saya yang nimbunnya. Awalnya saya hanya jadi perantara saja. Namun lama kelamaan akhirnya saya mendekati sopir mobil dan menjual sendiri pasir tersebut. ‘jadilah untuk uang tambahan selain nukang,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Evan Hendra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved