Cerita Rombongan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Pagaralam Selamat dari Tsunami Lampung

Cerita Rombongan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Pagaralam Selamat dari Tsunami Lampung

Cerita Rombongan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Pagaralam Selamat dari Tsunami Lampung
http://style.tribunnews.com/
Proses evakuasi korban tsunami Selat Sunda Banten-Lampung, Minggu (23/12/2018). (Tribunnews/Facebook BNPB) 

Cerita Rombongan IGTK Pagaralam Selamat dari Tsunami Lampung

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Rombongan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) Kota Pagaralam yang melihat langsung kejadian Gelombang Tinggi (Tsunami) di Lampung, Sabtu (22/12/2018) karena sedang studi banding ke Provinsi Lampung, hari ini, Senin (24/12/2018) dikabarkan sudah sampai kembali ke Kota Pagaralam dengan selamat.

Meskipun sebanyak 78 anggota IGTK Pagaralam selamat dan tidak mengalami apa-apa namun akibat kejadian tersebut masih menimbulkan sedikit trauma.

Sampai Dimaki Ashanty Tega Usir Aurel Hermansyah dari Rumah, Diluar Dugaan Reaksi Anang Malah Begini

Akhirnya Terungkap! Pelaku yang Tega ‘Menyantet’ Ruben Onsu Ternyata Seorang Artis, Benarkah?

Ungkap Kerinduan Kepada Sang Istri, Irfan Seventeen Tulis Kalima Haru Ini Pasca Tsunami Banten

Hal ini disebabkan saat kejadian rombongan ini sempat terjebak di lokasi dan tidak bisa kemana-mana sampai harus diungsikan sementara di rumah warga sekitar.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Senin (24/12/2018) menyebutkan, sebelum kejadian gelombang tinggi tersebut terjadi rombongan IGTK Pagaralam sempat mengunjungi Objek Wisata Pantai Pahawang.

Salah satu anggota IGTK Pagaralam, Gustini mengatakan, rombongan setelah dari pantai Pahawang hendak kembali ke hotel karena kondisi cuaca yang sudah mendung. Namun saat di perjalanan sudah terlihat kepanikan warga setempat.

"Kami yang hendak kembali ke hotel tiba-tiba dihentikan warga untuk tidak melanjutkan perjalanan. Pasalnya jembatan yang akan kami lalui putus akibat tsunami," ujarnya.

Melihat imbauan warga tersebut rombongan sempat hendak putar balik untuk kembali ke pantai Pahawang lagi.

Lirik Lagu Seventeen Kemarin Disebut Gambarkan Situasi Ifan Usai Tsunami Banten, Lengkap Videonya

Artis Ini Dulu Selalu Muncul di Film Warkop DKI, 25 Tahun Menghilang Nasibnya Sekarang Jadi Begini

Tsunami Tanjung Lesung, Bani Seventeen Meninggal Tinggalkan Anak dan Istri yang Sedang Hamil 3 Bulan

Namum warga yang sama menyarankan untuk tidak kembali pasalnya pantai Pahawang juga menjadi lokasi yang terkena dampak tsunami.

"Warga tidak menyarankan kami kembali pulang ke pantai Pahawang. Namun warga mengarahkan kami untuk menuju ke lokasi yang lebih tinggi karena memang banyak warga yang menuju ke bukit dan kami diungsikan ke rumah warga," jelasnya.

Melihat kepanikan warga tersebut anggota IGTK Pagaralam juga sempat panik dan takut serta kebingungan.

Namun karena kebaikan warga setempat rombongan terhindar dari bencana yang banyak menelan korban tersebut.

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved