Berita Palembang

Manajemen Sriwijaya FC Kirim Sinyal, Panggil Putera Daerah di Klub Rantauan

Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang mengatakan, beberapa pemain Laskar Wong Kito

Manajemen Sriwijaya FC Kirim Sinyal, Panggil Putera Daerah di Klub Rantauan
Instagram @beritaseputarsriwijayafc
para punggawa dari Sriwijaya FC U-19 musim 2018-2019. 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang mengatakan, beberapa pemain Laskar Wong Kito yang saat ini dipinjamkan ke klub lain tak menutup kemungkinan akan dipanggil kembali. Hal itu sebagai imbas dari terdepaknya tim di liga 1.

“Rencananya sih tergantung kebutuhan kita. Kalau kebutuhan mendesak kita tarik kembali (para pemain pinjaman di klub lain). Toh itu memang punya kita, kita pinjamkan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Sripo Minggu (23/12/2018).

Beberapa pemain Sriwijaya FC, tercatat sebagai status pinjaman di klub lain. Katakanlah Manda Cingi (Semen Padang), Slamet Budiono (PSS Sleman) dan Hapit Ibrahim (PSIS Semarang).

Daftar Rombongan PLN yang Jadi Korban Tsunami Banten dan Lampung. Baru Ditemukan 47 Dari 260 Orang

Korban Tsunami Banten dan Lampung Bertambah Jadi 222 Orang. Semuanya Warga Negara Indonesia

Kapten Sriwijaya FC Akhirnya Pulang ke Korea, Belum Tentukan Kapan Akan Kembali ke Indonesia

Menurut Muddai, hal ini merupakan hikmah dari terdegradasinya tim berjuluk Laskar Wong Kito di liga 2 musim depan.

Dimana, manajemen akan memberikan perhatian penuh kepada para personel lokalnya untuk diberi jam terbang dan berkesempatan mengharumkan nama daerah.

“Tentu akan diisi pemain-pemain kita yang dipinjamkan, kalau ga salah ada 3-4 pemain. Kemudian ada juga dari U-19. Yang jelas kami mengutamakan pemain lokal untuk divisi 2 ini. Sekalian mengetes pemain lokal juga,” ujarnya.

Jadi Korban Tsunami Lampung, Istri Komedian Ade Jigo Akan Dimakamkan di Lahat

Pasar Cinde Sekarang Dinilai Tak Layak, HD Pastikan Desember 2019 Pedagang Pindah ke Gedung Baru

Jauh Dari Target, Serapan Produksi Beras Bulog Hanya 15.800 ton dari targetnya 80.000 ton

Sebelumnya saat berkiprah di Liga 1, manajemen Sriwijaya FC bukannya tak ingin memberdayakan pemain lokal. Hanya saja, saat itu terlalu beresiko sehingga komposisi pemain lokal belum lah mayoritas.

“Kalau di divisi 2 kita beri kepercayaan lebih leluasa. Kalau mereka bisa bawa kita ke divisi 1 nanti, kenapa tidak jika kontinyu kita mainkan di liga 1 musim selanjutnya,” tegasnya.

Ia mengatakan, jika Sriwijaya FC nanti kembali ke Liga 1 maka bukan tidak mungkin para personel lokal tadi akan dikontrak kembali untuk musim selanjutnya. Sehingga, Sriwijaya FC bukan tak mungkin akan diperkuat oleh pemain lokal secara mayoritas.

Wawancara dengan Mantan General Manager PSIS Semarang, Blak-blakan Ungkap Modus Pengaturan Skor

Diduga Salah Paham, Pemuda di Muaraenim Ini Tusuk M Riadi Berkali-kali

Bawa Lari Motor Ojol, Tukang Parkir di Palembang Ini Berhasil Ditembak Petugas

Terlepas dari itu, pihaknya akan kembali merundingkan apakah akan memanggil kembali mereka pada Januari minggu kedua mendatang.

“Kita baru selesai liga 1 kan, Baru selesai. Sudah itu manajemen sebagian masih libur. Jadi kebetulan akhir tahun ini saya juga sedang tutup-tutup buku. Nanti minggu kedua Januari rapat. Karena toh, juga sebetulnya liga 1 itu kalau ga salah, dimulai Juni atau Juli,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved