Anggaran Terbatas, BNNP Sumsel Tangkap 102 Tersangka Narkoba

BNNP Sumsel setidaknya menyita barang bukti berupa sabu-sabu lebih dari 32 Kilogram, 5439,5 butir pil ekstasi dan dua hektare lebih ladang ganja deng

Anggaran Terbatas, BNNP Sumsel Tangkap 102 Tersangka Narkoba
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan, ketika menggelar pres rilis pres rilis bertema capaian kinerja BNNP Sumsel, Jumat (21/12/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sepanjang tahun 2018 Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel (BNNP) Sumsel setidaknya menyita barang bukti berupa sabu-sabu lebih dari 32 Kilogram, 5439,5 butir pil ekstasi dan dua hektare lebih ladang ganja dengan jumlah tersangka sebanyak 102 tersangka.

Hal ini diungkap langsung oleh kepala BNNP Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan, ketika mengelar pres rilis bertema, capaian kinerja Badan Narkotika Nasional Provisi Sumsel, Jumat (21/12/2018).

“Kalau dibandingkan tahun 2017 lalu, tahun ini 2018 jumlah barang bukti khususnya sabu meningkat sangat tajam dimana pada tahun 2017 jumlah sabu yang disita hanya lima kilogram," ujar Turman.

BNNP Sumsel Blender 7 Kg Sabu-sabu Dicampur Teddy Bear

Berita Palembang: BNNP Sumsel Gandeng Penggiat Medsos Bentengi Warganet dari Bahaya Narkoba

BREAKING NEWS: BNNP Sumsel Tembak Mati Dua Bandar Narkoba

Ia mengatakan, dengan anggaran sebesar 25,4 miliar yang diberikan DPR kepada BNNP Sumsel saat ini dirasakan sangat kurang dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Sumsel.

“Kami berharap ditahun yang akan datang, kepada DPR RI dapat menambah budget BNNP Sumsel sehingga pemberantasan atau pun sosialisasi narkoba lebih efektif lagi,”harapnya.

Diakui Jenderal polisi bintang satu ini, meskipun anggaran terbatas BNNP Sumsel terus bekerja semaksimal mungkin bekerja demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kami akui bahwa Polda Metro Jaya berhasil menangkap bandar sabu dengan barang bukti sabu seberat 70 kilogram yang katanya barang tersebut melintas dari Sumsel dan tidak dipungkiri bahwa Sumsel atau
Palembang menjadi daerah transit narkoba sebelum keluar dari Sumsel,” katanya

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved