SFC Update

Hyunkoo-Rizsky Bertahan di Sriwjiaya FC, Duo Naturalisasi Masih Dipertanyakan

Hyunkoo-Rizsky Bertahan di Sriwjiaya FC, Duo Naturalisasi Masih Dipertanyakan. Muddai menjelaskan, memang saat ini Hyunkoo tengah mengurus naturalisas

Hyunkoo-Rizsky Bertahan di Sriwjiaya FC, Duo Naturalisasi Masih Dipertanyakan
SRIPOKU.COM/RESHA
Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang saat mengadakan konfrensi pers di Hotel Grand Inna Kamis (20/12/2018). 

Hyunkoo-Rizsky Bertahan di Sriwjiaya FC, Duo Naturalisasi Masih Dipertanyakan

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC Muddai Madang mengakui dirinya telah mengadakan pertemuan dengan Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyunkoo, Rabu (19/12/2018) malam.

Hasilnya gelandang berdarah Korsel ini resmi dipertahankan di Sriwijaya FC untuk musim depan.

"Yang siap bertahan Yuu Hyunkoo dan Rizsky (Dwi Ramadhana)," ujar Muddai saat konferensi pers di Hotel Grand Inna Palembang, Kamis (20/12/2018).

Muddai menjelaskan, memang saat ini Hyunkoo tengah mengurus naturalisasi.

Sehingga di saat liga 2 bergulir, kemungkinan besar telah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

"Januari mudah-mudahan sudah keluar naturalisasinya, manajemen bantu untuk proses naturalisasi," ungkapnya.

Ia mengatakan, keduanya sudah menegaskan masih setia bersama Sriwijaya FC. Tentunya, pihak pemain dan manajemen sudah menemui kecocokan untuk beberapa pertimbangan, seperti urusan harga dan lain-lain.

Namun, untuk kedua pemain Naturalisasi andalan tim seperti Esteban Vizcarra dan Alberto Goncalves, pihaknya masih akan mengadakan negosiasi lebih lanjut.

Berbeda dengan Vizcarra yang masih punya keinginan bertahan di Sriwijaya FC, Alberto Goncalves kemungkinan besar hengkang karena terkait keinginannya berkarir di Timnas.

"Beto rundingan, tapi kemungkinan dia pindah. Bukan soal harga, tapi dia ga mau main di divisi 2. Karena merasa di timnas, dia ga mau main di liga 2. Dan kita tak memaksa pemain kita," urainya.

Di sisi lain, Muddai mengatakan jika nanti pihaknya akan mengadakan rapat secara keseluruhan dengan pemain, manajemen dan staff pelatih yang ada saat ini. Rapat tersebut akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Januari 2019.

"Jadi januari minggu kedua kita rapat. Semua manajemen, pemain pelatih. Yang masih mau kita buat kontrak baru, yang tidak maka tidak akan kita paksa," jelasnya.

===

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved