Dampak Terburuk Jika Terlalu Stres di Tempat Kerja

Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru bisa membuat seseorang stres.

Penulis: Salman Rasyidin | Editor: Salman Rasyidin
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi Stres di tempat kerja 

Dampak Terburuk Jika Terlalu Stres di Tempat Kerja

SRIPOKU.COM -- Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru bisa membuat seseorang stres. Apalagi pihak atasan atau rekan kerja yang kasar --hampir tidak ada rasa empati dan tidak manusiawi  , tidak mau tau dengan bawahan dan tak menyenangkan pasti membuat kita pekerja tidak nyaman dalam bekerja bahkan tertekan.

Seperti yang diviralkan Intisari-Online.com, ternyata, tekanan di tempat kerja yang dirasakan itu tak hanya berpengaruh pada diri kita. Tapi, juga berefek pada pasangan kita.

Hal ini telah dibuktikan lewat riset yang diterbitkan dalam jurnal Occupational Health Science.

Riset membuktikan, pasangan yang bekerja di bidang yang sama - baik di perusahaan yang sama atau pekerjaan yang sama - akan merasakan dampak dari tempat kerja pasangan.

Efek negatif dari hal tersebut bahkan sampai mengganggu kualitas tidur mereka.

Menurut periset, ketika seseorang mengalami hal yang tidak menyenangkan di tempat kerja, dia cenderung memikirkannya di rumah.

Ini dapat menyebabkan beberapa karyawan mengalami gejala insomnia, yaitu sulit tidur saat malam atau terbangun di tengah malam.

Karyawan yang menderita tekanan dan memiliki pasangan yang bekerja di industri yang sama, biasanya mereka akan mendiskusikan keluhan itu agar mendapatkan dukungan.

Tapi, riset ini mendapati sisi negatif dari diskusi itu.

Riset dilakukan dengan meneliti kebiasaan tidur 305 pasangan dalam berbagai pekerjaan.

Hasilnya, perilaku ini dapat menyebabkan menurunnya kualitas tidur pada karyawan dan pasangannya.

Ini terjadi karena sang karyawan mengkhawatirkan pekerjaannya dan yang lain mengkhawatirkan pasangan mereka karena rasa empati.

Charlotte Fritz, selaku pemimpin riset, menjelaskan pasangan dengan "hubungan kerja" memiliki pemahaman yang lebih baik tentang masalah masing-masing.

Inilah mengapa mereka lebih siap untuk mendukung pasangannya yang mengalami tekanan di tempat kerja.

"Mereka mungkin tahu lebih banyak tentang konteks yang mendatangkan tekanan itu dan mungkin lebih tertarik untuk menemukan penyelesaiannya," ucapnya.

Fritz, yang juga menjabat sebagai profesor psikologi industri dan organisasi di Portland State University, mengatakan hal ini memang dapat menciptakan kedekatan yang lebih pada pasangan.

Namun, tekanan ini akan mempengaruhi kebiasaan tidur kedua pihak. Inilah saatnya untuk memikirkan kembali solusinya.

Tapi, Fritz mengatakan tidak membicarakan pekerjaan atau tidak mendukung pasangan bukanlah solusi.

"Mereka dapat berbicara tentang pekerjaan, melampiaskannya, dan mendiskusikannya.

“Tetapi kemudian mereka harus membuat upaya eksplisit untuk bersantai bersama dan menciptakan kondisi yang baik untuk tidur," ungkap Fritz.

Tekanan di tempat kerja memang sulit dihindari.

Untuk itu, Fritz menyarankan agar kita melepaskan diri dari pekerjaan di luar jam kantor.

Hal ini bisa kita lakukan dengan menikmati hobi, menghabiskan waktu bersama teman atau berlatih meditasi.

Pernah dipublikasikan  Intisari-Online.com "Ini Dampak Buruk Jika Kita Terlalu Stres dan Tertekan di Tempat Kerja"

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved