Berita Palembang

Pria di Palembang Ini Bayar Jasa Prostitusi Pakai Uang Palsu hingga Dibekuk Polisi

Usai menikmati jasa prostitusi, Haryadi Eko Saputro (23) harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pria di Palembang Ini Bayar Jasa Prostitusi Pakai Uang Palsu hingga Dibekuk Polisi
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Tersangka saat diamankan bersama barang bukti uang palsu, Selasa (18/12). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Usai menikmati jasa prostitusi, Haryadi Eko Saputro (23) harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pasalnya dirinya mencetak dan menyebarkan uang palsu sekaligus menggunakan uang tersebut untuk membayar jasa penyedia layanan prostitusi.

Eko bercerita, dirinya menyewa salah satu tukang pijat melalui aplikasi online untuk menemani dirinya di Hotel yang terletak di Jalan Letkol Iskandar, Palembang.

Saat itu dirinya membawa uang sebesar Rp.3.750 juta, yang digunakan untuk membayar jasa kencan selama satu malam.

Pilpres 2019 - Elektabilitas Jokowi Stagnan, Sinyal untuk Kiai Maruf Amin Mulai Bergerak!

Over Kapasitas hingga tak Ada Dokter, Kondisi Memprihatinkan Panti Sosial PGOT Palembang

Chatting WhatsApp dan Nonton Video Youtube Kini Bisa Dilakukan Bersamaan, Cara Aktifkan Mode PIP

Ingin Dapat Klaim Asuransi, Warga Lubuklinggau Ini Bikin Laporan Polisi Palsu

"Malam itu aku nyewa kamar, terus aku cari dari aplikasi online untuk menemani di hotel. Setelah selesai aku bayar uangnya aku masukan ke dalam amplop dan setelah itu aku tidur."

"Nah waktu aku bangun tiba-tiba sudah ada polisi yang mengepung," ujar pengangguran tersebut.

Haryadi pun digelandang oleh pihak kepolisian dari Polsek IT 1 untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat diintrogasi petugas, Haryadi mengaku baru sekali menggunakan uang palsu tersebut sebelum akhirnya ditangkap polisi.

Makin Jadi, Kali Ini Rumah Ruben Onsu Dilempar Batu Berisi Surat Misterius, Ada Ancaman Bahaya!

Makin Jadi, Kali Ini Rumah Ruben Onsu Dilempar Batu Berisi Surat Misterius, Ada Ancaman Bahaya!

Mohon Pos jangan Naikkan Tarif

"Saya iseng pak, walaupun ada duit. Saya pengangguran tidak bekerja, idenya muncul selintas aja waktu lagi main di warnet," jelas warga yang balik ke Seberang Ulu tersebut.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved