Berita Muratara

Seorang Dokter di RSD Muara Rupit Ditinju Keluarga Pasien. Diduga tak Puas Pelayanan Rumah Sakit

Seorang Dokter di RSD Muara Rupit Ditinju Oknum Pasien. Diduga tak Puas dengan Pelayanan Rumah Sakit

Seorang Dokter di RSD Muara Rupit Ditinju Keluarga Pasien. Diduga tak Puas Pelayanan Rumah Sakit
SRIPOKU.COM/SUDARWAN
Ilustrasi: Pasien tinju seorang dokter di RSUD Muara Rupit, Muratara. 

Seorang Dokter di RSD Muara Rupit Ditinju Oknum Pasien. Diduga tak Puas dengan Pelayanan Rumah Sakit

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MURATARA - Kasus dugaan penganiayaan oleh keluarga pasien terhadap dokter dan petugas Rumah Sakit Daerah Muara Rupit Kabupaten Muratara sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Bukan hanya itu, pihak rumah sakit juga sudah melaporkan kasus ini ke organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga IDI pusat.

Demikian dikatakan Dian, Humas RSD Muara Rupit, saat dihubungi Sripoku.com, Senin (17/12/2018).

Peringatan Deddy Corbuzier Terbukti, Nella Kharisma Hari Ini Diperiksa Polisi Karena Endorse

Mengaku Khilaf dan dalam Kondisi Mabuk Minuman Keras, Alex Gelapkan Motor Rekannya

Ajak Makan Asisten Rumah, Gaya Ayah Ozak dan Ibu Ayu Ting Ting Panen Cibiran, Lihat Tempat Duduknya

"Memang benar ada kejadian tersebut (penganiayaan dokter dan petugas RSD Muara Rupit), dan sudah masuk kasus hukum, karena sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Juga sudah dilaporkan ke IDI, baik IDI di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga IDI pusat. juga sudah dilaporkan ke Komite Intersip Dokter Indonesia (KIDI)," kata Dian.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan terhadap dokter dan petugas RSD Muara Rupit terjadi pada Kamis (13/12/2018).

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri mengatakan peristiwa bermula ketika, WN (30) warga Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara bersama keluarganya mengantar kakaknya yang sakit ke RSD Muara Rupit.

Setelah tiba di rumah sakit, pasien yang dibawa di standby kan di ruangan IGD.

Diduga tidak puas dengan pelayanan rumah sakit yang dinilai lamban dan juga karena menunggu terlalu lama, maka WN menjadi emosi dan menggebrak meja.

Begini Jawaban Rafathar Saat Ditanya Apa Cita-Citanya, Bikin Dokter Ini Kaget Waduh Gawat

Wako Pagaralam Curiga Bantuan untuk Masyarakat Miskin tidak Tepat Sasaran

Tabrakan Maut di di Depan Pintu Masuk Rumah Sakit Pusri Palembang, Pemotor Meregang Nyawa di TKP

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved