Berita Palembang

PT Hutama Karya Pastikan Pengerjaan Jalan Bebas Hambatan Palembang-Bengkulu Akan Tetap Berlanjut

Ditargetkan tahun 2019 pengerjaan fisik jalan tol mulai bisa dilakukan.

PT Hutama Karya Pastikan Pengerjaan Jalan Bebas Hambatan Palembang-Bengkulu Akan Tetap Berlanjut
SRIPOKU.COM/ZAINI
Sejumlah kendaraan pemudik melintasi Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra) Ogan Ilir yang resmi dibuka dan dilintasi kendaraan umum, Senin (19/6/2017). Peresmian pembukaan tol tersebut ditinjau Dirut Hutama Karya, Putra, Kapolres OI, Kodim OI dan sejumlah pejabat HK. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- PT Hutama Karya (HK) sebagai perusahaan kontraktor memastikan pengerjaan jalan bebas hambatan Palembang-Bengkulu sepanjang 330 KM akan tetap berlanjut.

Ditargetkan tahun 2019 pengerjaan fisik jalan tol akan mulai bisa dilakukan.

Manager Proyek PT Hutama Karya Divisi Jalan Tol Palembang-Indralaya, Hasan Turcahyo mengatakan, setelah Palindra selesai, pengerjaan akan difokuskan ke ruas Indralaya-Muara Enim sepanjang 88 kilometer (km), dan Lubuk Linggau-Bengkulu sepanjang 95 km.

"Sekarang kami masih menyelesaikan tahapan persiapan penyediaan lahan yang meliputi studi kelayakan, analisis mengenai dampak lingkungan, rancangan awal proyek, dan penyelesaian dokumen perencanaan pengadaan tanah, lanjut penentuan lokasi."

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa pengerjaan fisik Indralaya-Muara Enim," jelasnya, Senin (17/12/2018).

Lanjut Hasan, pihaknya telah menyampaikan progres pengerjaan tersebut pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dimana dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, Pemprov Sumsel berkomitmen siap mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk ruas jalan tol.

Sebelumnya, pihaknya sudah memperkirakan sejumlah tantangan yang harus dilalui dalam proses pembangunan, diantaranya kondisi lahan yang beraneka ragam.

Lahan tol akan menggunakan lahan rawa dan lahan mineral karena ruas tol kemungkinan akan melewati kawasan hutan dan perkebunan.

Selain itu, terdapat pula jaringan utilitas bawah tanah seperti jaringan optik, minyak dan gas, serta batubara.

Sementara itu berbeda dengan progres pengerjaan ruas tol Indralaya-Bengkulu, untuk ruas tol Palembang-Tanjung Api-Api sepanjang 70 km, kata Hasan, pihaknya telah menyelesaikan semua proses mulai dari penyediaan lahan yang meliputi studi kelayakan, analisis mengenai dampak lingkungan, rancangan awal proyek, dan penyelesaian dokumen perencanaan pengadaan tanah, hingga ke penentuan lokasi.

"Prosenya sudah semua bahkan soal pendanaan pun sudah disiapkan, tinggal jalan saja."

"Hanya tinggal menunggu dari PT Pelindo dan PT SMS. Kami masih terus berkoordinasi," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved