Berita OKI

Polres OKI Imbau Masyarakat, Hentikan Kebiasaan Membawa Sajam di Pinggang

Membawa Sajam tidak sesuai peruntukannya melanggar pasal 2 UU Darurat Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Polres OKI Imbau Masyarakat,  Hentikan Kebiasaan Membawa Sajam di Pinggang
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Ipda Suhendri SH, Paur Humas Bagops Polres OKI 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM melalui Paur Subbag humas bagops Ipda Suhendri SH menghimbau agar masyarakat menghentikan kebiasaan membawa senjata tajam (Sajam) yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Membawa Sajam tidak sesuai peruntukannya melanggar pasal 2 UU Darurat Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Apalagi kebiasaan membawa senjata tajam dengan dalih untuk menjaga diri hendaknya dapat ditinggalkan, karena kebiasaan melawan hukum tersebut bisa menyeret tersangkanya kedalam penjara tanpa ampun, Minggu (16/12/2018).

Seperti yang dialami seorang warga Desa Awal Terusan, Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Dedi Irawan (34)  terpaksa diamankan aparat kepolisian, karena kedapatan membawa sebilah senjata tajam jenis pisau cap garpu  Sabtu (15/12/2018) malam.

Kemudian diamankan Panit (39) warga Desa Sukadamai Kecamatan Pangkalan Lampam OKI, juga membawa sajam yang diamankan Jajaran Polsek Pangkalan Lampam Pimpinan AKP Akhmad Bakri SH ketika melakukan patroli rutin, untuk mengantisipasi terjadi tindak kejahatan kriminalitas di jalan.

Polsek Tanjung Agung Muaraenim Amankan Tersangka Pungli Sopir Truk

Rumahnya Disatroni Maling, Dokumen Kendaraan Khoirul Termasuk KTP-nya Raib

Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran, Dinkes Muba Operasi Gratis 45 Penderita Bibir Sumbing

Kedua tersangka kepemilikan sajam, ditangkap di tempat berbeda oleh jajaran kepolisian sektor Polsek Pangkalan Lampam dan Polsek SP Padang yang malam itu, melakukan patroli hunting di Jalan Raya masing wilayah.

"Dari hasil patroli dua polsek berhasil mengamankan dua orang tersangka kepemilikan senjata tajam," jelas Ipda Suhendri.

Untuk tersangka Panit diamankan ketika melintas di Jalan Raya Desa Srimulya Pampangan, tersangka mengendarai sepeda motor BG 3492 YH Honda Mio J. Setelah dilaukan pemeriksaan di badannya ada sebilah pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kiri.

“Lalu kemudian melintasi di jalan Dusun Suka Pindah Desa Awal Terusan SP Padang, rombongan Kapolsek melihat pelaku Dedi besama 4 orang rekan laki-laki dan 1 orang rekan perempuannya sedang duduk di pinggir jalan juga diamankan karena membawa sajam juga," Kata Suhendri.


Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved