Liga Indonesia

Meski Sriwijaya FC Terdegradasi, Manda Cingi Isyaratkan ingin Kembali ke Klub yang Membesarkannya

Pemain kelahiran 29 Mei 1993 ini pun terus menimba pengalaman di sana, sembari menunggu panggilan pulang dari tim yang telah membesarkannya.

Meski Sriwijaya FC Terdegradasi, Manda Cingi Isyaratkan ingin Kembali ke Klub yang Membesarkannya
sriwijaya post/Candra Okta Della/Dokumen
Manda Cingi gelandang Laskar Wong Kito 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- -Gelandang Semen Padang FC Manda Cingi mengaku masih ingin kembali memperkuat klub yang membesarkan namanya, Sriwijaya FC.

Sayangnya, manajemen Kabau Sirah sudah terlebih dahulu membicarakan perpanjangan kontrak.

“Belum resmi, belum ada hitam di atas putih (kontrak baru). Tapi sudah ada pembicaraan dari manajemen Semen Padang, kontrak saya diperpanjang satu tahun,” ujar Manda saat dikonfirmasi.

Awalnya, Manda hanya dipinjamkan ke Semen Padang di awal musim 2018. Jebolan Sriwijaya FC U-21 ini pun akhirnya hijrah ke Negeri Minang untuk memenuhi tugas tersebut, mengarungi Liga 2 2018 bersama tim barunya.

Pemain kelahiran 29 Mei 1993 ini pun terus menimba ilmu serta pengalaman di sana, sembari menunggu panggilan pulang dari tim yang telah membesarkan namanya tersebut. Beruntung, timnya saat ini berhasil promosi dari Liga 2 naik kelas ke Liga 1 2019 musim depan.

“Kalau saya sih pengen (kembali ke Sriwijaya FC) karena itu tim yang membesarkan saya. Tapi nanti tergantung komunikasi kedua belah pihak. Sebenarnya pengen kembali, kalau saya sih mau. Tapi nantinya kembali lagi ke manajemennya,” terangnya.

118 PNS Pemerintahan Kabupaten Muaraenim Diambil Sumpah

Jalan Alternatif Menuju Kelurahan Indralaya Mulia dari Kelurahan Timbangan Ogan Ilir Rusak Parah

Jukir dan Pengamen Kocar-kacir Lihat Jatanras Polda Sumsel

Sekarang dirinya tak bisa berbicara lebih banyak, karena sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dari Manajemen Sriwijaya FC. Karena itu, ia bersikap professional untuk tidak memaksakan kepentingan pribadi, dan menunggu pembicaraan lebih lanjut dari kedua pihak.

“Mungkin waktu itu manajemen Sriwijaya FC lagi fokus bagaimana bisa lolos dari degradasi, di laga terakhir. Jadinya belum fokus tentang pembicaraan kontrak,” akunya.

Manda Cingi memang tak pandang apakah Sriwijaya FC saat ini sudah turun kasta. Baginya, membela tim yang telah membesarkan namanya saat masih awal dulu merupakan kewajiban yang tak bisa ditawar.

Ia memulai karir di Bumi Sriwijaya sejak merumput di Sriwijaya FC U-21, beberapa musim yang lalu. Ia juga sempat membela Tim PON Sumsel 2016 lalu.

Debutnya di Sriwijaya FC Senior dimulai saat tim dibesut oleh Widodo C. Putro, 2016 silam. Saat itu, pelatih yang akrab disapa WCP memberinya kepercayaan untuk menggantikan Firman Utina di menit 68, saat tim menghadapi Persegres Gresik United 13 Oktober 2016.

Meski tak menyumbang assist dan gol, namun debutnya di Indonesian Soccer Champioship (ISC) 2016 saat itu cukup apik karena tim berhasil menekuk Laskar Joko Tingkir dengan skor 3-0. Jam terbangnya makin tinggi, membuat ia diperhitungkan sebagai pemain yang memiliki masa depan cerah.

“Kalaupun ada (tawaran kembali ke Sriwijaya FC), itu pasti jadi pertimbangan sekali. Soalnya itu emang tim yang besarin saya dari U21 dari PON,” jelasnya. (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved