Pemkot Palembang Baru Bongkar Lima Reklame dari Target 164 Reklame Bermasalah

Dari target 164 reklame, Pemkot Palembang sudah berhasil memotong lima reklame tidak berizin

Pemkot Palembang Baru Bongkar Lima Reklame dari Target 164 Reklame Bermasalah
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Pemkot Palembang yang melakukan penertiban salah satu reklame bermasalah 

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Dari target 164 reklame, Pemkot Palembang sudah berhasil memotong lima reklame tidak berizin, yakni dua di simpang Lima DPRD, Bundaran Air Mancur (BAM), Kawasan POM IX atau depan Aryaduta Hotel dan satu di simpang Angkatan 45.

Sisa ada empat lagi yang akan dibongkar dalam waktu dekat dari 8 target reklame tidak berizin.

Sisa dari 164 itu didominasi merupakan reklame kadalursa

Mulai tahun depan reklame yang memiliki izin akan dipasang stiker oleh Pemrintah Kota Palembang. Hal ini dilakukan untuk menguranggi reklame abal abal.

Seketaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa menngatakan, bakal memasang stiker resmi khusus untuk penyelenggara atau pemilik reklame.

“Pemasangan stiker akan kita berlakukan 2019 mendatang. banyak reklame abal-abal makanya kita bertindak tegas sesuai aturan,” ujarnya, Selasa (11/12/2018) usai rapat evaluasi pelaksanaan penertiban media reklame di ruang rapat II.

Harobin menyebutkan, dari hasil evaluasi sudah lima reklame yang dibongkar. Diakui Harobin, belum sepenuhnya pemilik reklame menerima eksekusi penertiban tersebut.

“Karena pemilik merasa benar dan mengatakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nya belum selesai sehingga tetap dipasang," kata dia.

Tak Terima Reklame Ditebang, Tri Media Advertising Lakukan Upaya Hukum

Video Penertiban Reklame Oleh Pemkot Palembang dan KPK, Jalan POM IX Palembang Ditutup Sementara

Tertibkan Reklame Kadaluarsa

Banyak Reklame Tergusur Proyek Pembangunan, Capaian PAD Reklame Palembang 102,89 Persen

Menurut dia, dari 164 reklame untuk menertibkan beberapa reklame sudah kadaluarsa, kemudian ada juga penempatan lokasi reklame tidak sesuai tempat estetika atau mengganggu penataan kota.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved