Berita OKI

Anggota KPK RI Sosialisasi dan Monitoring Unit Pengendalian Gratifikasi Pemkab OKI

Komisi Pemberantas Komisi RI, datang ke Wilayah Bumi Bende Seguguk, mensosialisasikan dan monitoring unit pengendalian gratifikasi .

Anggota KPK RI Sosialisasi dan Monitoring Unit  Pengendalian Gratifikasi Pemkab OKI
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Pemateri Pertama dari KPK Nurul Fitria lebih dulu menjelaskan tentang pengertian gratifikasi. 

Laporan wartawan sripoku.com,  Nart Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Komisi Pemberantas Komisi (KPK) RI, datang ke Wilayah Bumi Bende Seguguk, mensosialisasikan dan monitoring unit pengendalian gratifikasi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (11/12/2018).

Kehadiran dua orang staf KPK RI bagian pencegahan yakni, Nurul Fitria dan Anjas Prasetyo ke OKI sebagai pemateri di Aula Bapeda Pemda OKI karena menghadiri undangan dari Bupati OKI H Iskandar SE, dibadiri Kapolres OKI, Dandim 0402/OKI, Kejaksaan Negeri OKI, Pengadilan Negeri, dan unsur pejabat lain dan para Anggota DPRD OKI yang menyimak penjelasan mengenai gratifikasi.

Bupati OKI H Iskandar SE mengatakan, Pemda OKI sengaja menggandeng KPK untuk memberikan pemahaman kepada pejabat dan pegawai agar memiliki wawasan tentang korupsi dan gratifikasi, dalam rangka mewujudkan pemerintahan berwibawa.

“Ini memang sangat perlu, agar niatan kita mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” Iskandar pada acara sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi jajaran ASN dilingkungan Pemkab OKI.

Menurut Iskandar, adanya kerja sama dengan KPK ini membuktikan Pemkab OKI bersungguh-sungguh melawan korupsi dan gratifikasi.

“Semangat kita untuk menciptakan good clean goverment, kita awali dengan pemahaman dari KPK tentang mana yang bukan gratifikasi dan mana yang masuk gratifikasi,” ungkapnya.

Iskandar juga mengajak ASN menjaga Komitmen yang berkesinambungan dalam melaksanakan pembangunan.

"Marilah kita membangun sinergitas antara pemerintah kabupaten, ada forkopimda daerah, ada kejaksaan, kepolisian. Terus KPK juga intens melakukan pencegahan," ajak Iskandar seraya mengajak marilah kita sama bangun sinergitas itu. Kuncinya transparan penggunaan anggaran mulai dari penganggaran sampai pada perencanaan.

Demikian, upaya pencegahan gratifikasi dijajaran Pemkab OKI, menurut Inspektur Inspektorat Kabupaten OKI, H Endo Suarno dilakukan melalui penerapan pengendalian gratifikasi melalui Peraturan Bupati OKI Nomor 24 Tahun 2016 tentang pedoman pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI tanggal 1 Juni 2016 dan Surat Keputusan Bupati Ogan Komering Ilir Nomor 262/KEP/INSPKETORAT/2018 tentang Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemkab OKI.

Jembatan Musi IV Palembang Diuji Beban Dengan 44 Mobil Dump Truk Total Berat 1.540 Ton

Jadi Narasumber di Polandia, Dodi Reza Alex Bicara Soal Peremajaan Sawit

Halaman
12
Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved