Berita Pagaralam

BNN Pagaralam Rehab 26 Pecandu Narkoba

Bahkan sepanjang tahun 2018 BNN Kota Pagaralam telah melakukan rehabilitasi terhadap 26 pecandu atau penyalahguna narkoba.

BNN Pagaralam Rehab 26 Pecandu Narkoba
Shutterstock
Ilustrasi pecandu narkoba. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebagai upaya pemberatasan dan pemutus mata rantai peredaran narkoba di Kota Pagaralam.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagaralam terus mensosialisasikan bahaya narkoba.

Bahkan sepanjang tahun 2018 BNN Kota Pagaralam telah melakukan rehabilitasi terhadap 26 pecandu atau penyalahguna narkoba.

Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan Wasol mengatakan, pihaknya konsen melakukan pencegahan maupun pemberantasan narkoba di Kota Pagaralam.

Salah satu upaya pencegahan dan penyelamatan yakni mengirim pecandu narkoba di Kota Pagaralam ke tempat rehabilitasi.

"Kita sudah melakukan rehabilitasi kepada pengguna narkoba di Kota Pagaralam sebanyak 26 orang. Pecandu narkoba tersebut 20 orang direhabilitasi di Klinik IPWL Pratama Abdi Karya BNN Kota Pagaralam, empat orang rawat inap di Balai Besar Rehabilitasi Lido Bogor, dua orang direhabilitasi di RS Ernaldi Bahar Palembang," kata Andi, saat Press Release di BNN Kota Pagaralam, Senin (10/12/2018).

Dikatakan Andi, pecanduan narkoba harus diperlakukan sebagai penyakit kronis kambuhan agar penggunanya bisa sembuh dengan baik.‎

Para pengguna narkoba yang ingin sembuh jangan dicap buruk karena jika adiksi narkoba sudah dikategorikan sebagai penyakit kronis maka penderitanya mendapat stigma dan diskriminasi.

"Jika ingin direhabilitasi pengguna narkoba bisa melaporkan diri. Jangan takut karena identitasnya akan kita rahasiakan. Jika ingin sembuh kita bisa merujuk atau rehabilitasi di Klinik IPWL Pratama Andi Karya atau lainnya," ujarnya.

Ditambahkannya,‎ 2019 mendatang pihaknya mendapatkan dana hibah bantuan dari Pemkot Pagaralam sebanyak Rp230 juta, dana tersebut Rp200 juta digunakan untuk sosialisasi dan pencegahan.

Video Detik-detik Polres Pagaralam Gerbek Gudang Miras, Sempat Dikelabui Dengan Kardus Mie Instan

Geluti Bisnis Narkoba, Dua Pemuda Warga Kepur Diamankan Petugas

Video BNN Tangkap Bandar Sabu di Tulung Selapan, Sita Aset 2 Miliar dan BB 7 Kg Sabu

Sementara dana Rp30 juta digunakan untuk biaya pengantaran pasien rawat inap yang dititipkan ke Dinas Sosial Kota Pagaralam.

"Dana yang ada diharapkan dapat meringankan biaya untuk pengantaran pecandu. Pasalnya, selama ini hambatan untuk pengantaran karena keluarga atau pasien rehabilitasi tidak ada biaya pengantaran," ungkapnya.

Dijelaskan Andi, untuk tahun 2019 pihaknya akan berupaya memfollow up untuk rencana pembangunan Balai Rehabilitasi BNN di Kota Pagaralam.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot Pagaralam. Dimana, ‎kepengurusan hibah dari Pemkot Pagaralam ke BNN RI telah dilakukan, setelah hibah tanah baru bisa diproses. Namun meskipun demikian belum bisa diprediksikan pembangunannya karena jika sudah ada hibah tanah baru bisa dialokasikan dana," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved