Video Klip Lagu Sontoloyo Sudah Ditonton Hampir 5 Ribu Kali di Youtube. Ini Lirik Lagu Sontoloyo

Video Klip Lagu Sontoloyo Sudah Ditonton Hampir 5 Ribu Kali di Youtube. Ini Lirik Lagu Sontoloyo

Video Klip Lagu Sontoloyo Sudah Ditonton Hampir 5 Ribu Kali di Youtube. Ini Lirik Lagu Sontoloyo
Youtube
Lirik lagu sontoloyo fadli zon, Ahmad Dhani dan Sang Alang 

Namun, saat menyebut banyak politisi sontoloyo kemarin, Jokowi sama sekali tidak menyinggung soal politisi yang menggunakan politik kebencian.

Awalnya, Jokowi justru menyinggung mengenai program dana kelurahan yang mendapat banyak kritik dari sejumlah politisi dari kubu oposisi.

Jokowi heran dana kelurahan untuk rakyat justru dianggap dikaitkan dengan kontestasi Pilpres 2019.

"Kita semua ingin memberikan untuk masyarakat dan rakyat, bukan untuk siapa-siapa. Jangan dihubungkan dengan politik. Nggak rampung-rampung kita ini," kata Jokowi di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, kemarin.

"Itulah kepandaian para politikus, mempengaruhi masyarakat. Hati-hati, saya titip ini, hati-hati. Banyak politikus yang baik-baik, tapi juga banyak politikus yang sontoloyo," tambah Jokowi.

Dongkrak Harga Karet Petani, Jokowi Siap Beli Karet Petani Sumsel Dengan Harga Rp7500-8.000 per Kg

BREAKING NEWS: Perahu Bocor dan Tenggelam, 2 Pelajar SMP Negeri 1 Pedamaran Tewas

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 Kabupaten Lubuklinggau, Klik di Sini

Jokowi mengaku jengkel

Presiden Jokowi mengaku jengkel terhadap politikus yang mengadu domba, fitnah, dan memecah belah untuk meraih kekuasaan.

Ia mengatakan, karena jengkelnya, saat acara pembagian 5 ribu sertifikat lahan di Lapangan Sepakbola Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018), keluarlah pernyataan "politikus sontoloyo" untuk menyebutkan politisi yang melakukan praktik seperti itu.

Alasan itu diungkap Jokowi saat menerima pimpinan gereja dan rektor/ketua perguruan tinggi Kristen seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

"Sebetulnya ini dimulai dari urusan politik, yang sebetulnya setiap lima tahun pasti ada."

"Dipakailah yang namanya cara-cara politik yang tidak beradab, yang tidak beretika, yang tidak bertata krama Indonesia."

"Cara-cara politik adu domba, cara-cara politik yang memfitnah, cara- cara politik yang memecah belah hanya untuk merebut sebuah kursi, sebuah kekuasaan, menghalalkan segala cara," ujar Jokowi.

"Makanya saya sampaikan, politikus sontoloyo, ya itu, jengkel saya," lanjut dia.

Jokowi mengaku, selama ini ia menahan diri untuk tak mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Siswa SD Tewas Ditabrak Truk di KM 28 Ogan Ilir

Pemilik Konter Hp di Talang Betutu Polisikan Pegawainya

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 Kabupaten Lubuklinggau, Klik di Sini

Akan tetapi, menurut dia, berlangsung cara-cara politik kotor hanya demi meraih kekuasaan baik di tingkat kota, kabupaten, provinsi, bahkan perebutan kursi presiden.

"Saya itu enggak pernah pakai kata-kata seperti itu."

"Karena saya itu sudah jengkel, keluarlah itu (sontoloyo)."

"Saya tuh biasanya bisa ngerem."

"Tapi sudah jengkel, ya gimana," lanjut Jokowi.

okowi menegaskan, sejak merdeka 73 tahun lalu, persatuan Indonesia dalam keberagaman sudah diakui dunia.

Banyak negara mengagumi Indonesia yang beragam suku, bahasa, adat, tradisi, dan agama, tetapi bisa bersatu sebagai sebuah bangsa.

"Yang menilai kan dari luar. Nilainya kita ini A loh. Kalau di perguruan tinggi, cumlaude," kata Jokowi.

Sejak merdeka, lanjut dia, masyarakat di Indonesia yang beragam selalu hidup harmonis.

Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan cermat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh kalimat-kalimat negatif yang keluar dari mulut politikus. (TribunJateng.com/Woro Seto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Video Klip Lagu Sontoloyo Karya Fadli Zon dan Ahmad Dhani Sudah Ditonton Ribuan Kali di Youtube. Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto

Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved