Breaking News:

SFC Update

Hoki Rahmad Darmawan Bermain di Gelora Sriwijaya Jakabaring saat Hadapi Sriwijaya FC

Berita Sriwijaya FC: Hoki Rahmad Darmawan Bermain di Gelora Sriwijaya Jakabaring saat Hadapi Sriwijaya FC

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Setelah menjalani Putaran Pertama Liga I Indonesia di musim 2018, yang luar biasa bersama Sriwijaya FC, Pelatih Rahmad Darmawan hengkang ke Mitra Kukar di putaran kedua.

Kini, dia datang lagi ke Palembang sebagai lawan. 

RD datang dengan spirit kemenangan Mitra Kukar dan hoki yang selalu dimilikinya saat membawa tim asuhannya main di markas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring.

Berdasarkan catatan, dua kali membawa Persija, RD selalu meraih hasil positif. Yakni meraih kemenangan 0-1 pada 15 April 2006 dan menahan imbang Sriwijaya FC pada 25 Mei 2011 silam.

Menanggapi ini, RD yang dihubungi Sripo mengaku, faktor hoki memayungi Mitra dan hal itu menjadi tren positif baginya, saat lawan Sriwijaya FC, Jumat (30/11).

Apalagi Mitra Kukar baru saja membekuk PS Tira di Stadion Aji Imbut. Gol semata wayang itulah, dipercaya menjadi motivasi untuk kembali mencuri poin dari SFC.

Klik Video Komentar Ucok Hidayat===

"Faktor keberuntungan kita saat ini besar juga. Karena Tira dikasih penalti tidak masuk, tendangan bebas di dekat gawang tidak masuk, jadi kemarin lebih banyak melakukan sedikit menekan di tengah tapi tak banyak peluang," ujarnya.

Maka itu, lawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Jumat (26/11), RD sadar akan jadi sasaran tembak.

Maklum, dia masih tak bisa melupakan tim Palembang yang dilatihnya di Putaran pertama lalu. Meski kemudian mundur di putaran kedua, namun RD sangat paham kekuatan SFC.

Maka itulah, meski SFC baru saja kalah dari Persija 3-2 Sabtu (24/11), justru menjadi ancaman bagi tim berjuluk Naga Mekes itu.

"Efek kalah dari pertandingan, justru itu yang membangunkan tim Sriwijaya FC lebih baik," ujarnya.

RD tahu kualitas individu Sriwijaya FC, karena SFC disiapkan mengikuti 2 kompetisi.

"Di lini depan, lini tengah semua ada naturalisasi. Ada 3 naturalisasi, dan 4 asing," katanya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved