Berita Banyuasin

Jalan Lintas Sumatera Palembang-Betung di KM 16 Banyak Lubang Digenangi Air Bak Kubangan

Jalan lintas Betung-Palembang atau tepatnya di kilometer 16 bak kubangan dan membahayakan pengendara.

Jalan Lintas Sumatera Palembang-Betung di KM 16 Banyak Lubang Digenangi Air Bak Kubangan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Kondisi Jalan di Kilometer 16, Jalan Lintas Betung- Palembang Kabupaten Banyuasin, Senin (26/12/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN--Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Banyuasin dan sekitarnya mengakibatkan jalan lintas Betung- Palembang atau tepatnya di kilometer 16 bak kubangan dan membahayakan pengendara.

Terlihat seperti kubangan dan badan jalan cukup berbahaya bagi pengendara kendaraan motor dan mobil yang melintas dikarenakan badan jalan licin karena tanah dipunggung jalan berada dipermukaan.

Pantauan Sripoku.com, Senin (26/11/2018), tanah liat yang berada di punggung jalan terbawa kendaraan yang melintas ditambah cuaca hujan sehingga sebagian berada pada permukaan badan jalan.

Tidak hanya itu badan jalan makin berbahaya dikarenakan puluhan lubang dengan berbagai macam ukuran terdapat di sepanjang jalan serta badan jalan yang bergelombang menyebabkan setiap pengendara harus ekstra berhati-hati di saat melintas.

Kanwil DJP Sumsel-Babel Gandeng FKG Sumsel Sosialisaikan Wajib Pajak

Tidak Hanya Artis, Wong Kito Juga Gandrungi Treatment Suntik Putih

"Sangat licin terdapat tanah pula yang menambah badan jalan sangat berbahaya kalau tidak berhati-hati bisa celaka,"ujar Hariadi salah seorang pengendara yang menuju ke Palembang bersama salah seorang rekannya.

Menurutnya jalan berbahaya disebabkan tanah yang yang berada di punggung jalan yang terbawa roda kendaraan sehingga jalanan menjadi licin serta kendaraan yang melintas keluar di badan jalan.

Sementara pengendara lainnya Jamal yang hendak menuju Betung mengatakan selain jalan licin jalan yang bergelombang berdampak pada badan jalan sangat membahayakan.

"Selain licin, badan jalan juga terdapat puluhan lubang dan beberapa badan jalan yang bergelombang mengakibatkan rawan kecelakaan,"ujar Jamal kepada Sripoku.com Senin (26/11/2018).

Pengedara berharap badan jalan yang berlubang dapat diperbaiki oleh pemerintah terkait, serta punggung jalan dapat dilakukan bangun jalan cor.

"Harapannya, jalan berlubang dapat diperbaiki kemudian pinggiran jalan kalau bisa di cor beton agar tidak menimbulkan tanah kepermukaan,"ujar Jamal.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved