Berita Palembang

Ada Kegiatan yang Tak Dicover APBN, KPU Sumsel Tambah Anggaran Bimtek dan Sosialisasi Pileg-Pilpres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel akan melakukan penambahan dana anggaran sebesar Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar.

Ada Kegiatan yang Tak Dicover APBN, KPU Sumsel Tambah Anggaran Bimtek dan Sosialisasi Pileg-Pilpres
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel akan melakukan penambahan dana anggaran sebesar Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar.

Sebelumnya dana anggaran KPU Sumsel ini sebesar 9 miliar, tetapi karena ada saran dana anggaran jadi Rp 12 miliar sampai Rp 13 miliar.

Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, beberapa hari yang lalu kepada Sripoku.com mengatakan penambahan anggaran itu karena ada beberapa kegiatan yang tidak tercover oleh dana APBN.

Berburu Ikan Patin Peliharaan Lepas dan Berkeliaran di Aliran Sungai Bedung Palembang

Menurut Kelly yang dikenal pernah menjabat komisioner KPU Sumsel 2009 – 2013, penggunaan anggaran tambahan nantinya Bimtek Tungsura (Penghitungan Suara) dan Bimtek untuk pengisian formulir.

"Jadi Bimtek di tingkat bawah itu tidak dianggarkan di APBN. Sebagian alokasi untuk Bimtek, untuk sosialisasi, dan penguatan kelembagaan," kata Kelly yang juga konsultan kepemiluan bernama BRIDGE (Building Resources in Democracy Governance and Elections) yang berpusat di Canbera, Australia.

Terkait soal sisa anggaran Pilgub Sumsel 2018 lalu, Alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsri angkatan 1986 ini membenarkannya.

Janin Sungsang, Berikut Teknik Yang Dapat Dilakukan Untuk Merangsang Bayi Kembali Ke Posisinya

"Anggaran Pilgub kita kan mengembalikan sisanya sekitar Rp 61 milyar nah itu sudah dikembalikan minggu lalu. Laporannya sampai saat ini saya updatenya belum diberikan," jelasnya.

Sementara untuk pekerjaan saat ini diakuinya untuk APK (Alat Peraga Kampanye) hampir 100 persen mulai dicetak.

Namun ia juga menyebut ada Parpol yang belum menyerahkan desain, sehingga belum dicetak.

Janin Sungsang, Berikut Teknik Yang Dapat Dilakukan Untuk Merangsang Bayi Kembali Ke Posisinya

"Kemarin ada laporan Kabupaten Banyuasin apa Prabumulih yang sudah memasang karena sudah datang. Jadi sekarang logistik itu sudah selesai termasuk logistik pengadaan APK ada yang sudah selesai, ada yang sudah didistribusikan. Mudah-mudahan bulan depan sudah. Yang saya ingat (Parpol yang belum menyerahkan desain APK) sebenarnya satu Parpol tapi beda provinsi dan kabupaten yaitu PKB. Tapi saya gak tahu itu beberapa hari yang lalu," terangnya.

Menurutnya, pihaknya tidak bisa mengatakan hal itu terlambat. Cuma tahapannya karena akan dipakai masih panjang waktunya. Dan itu tanggungjawab masing-masing partai.

Gelar 3 on 3 Basketball, Bidik Bibit Pebasket Sumsel dari Kalangan Kampus

"Kita hanya sebagai pengadaannya. Jadi KPU itu diperintahkan undang-undang bahwa APK ini dicetak oleh KPU. Untuk itu kita perlu data, perlu desain dari masing-masing Parpol. Semakin cepat Parpol memberikan desain dan segala macam foto atau untuk APK ini, semakin cepat memberikannya kepada Parpol. (Untuk pemasangan APK) sudah ada ditentukan oleh KPU dengan rapat pleno dengan titik-titik pemasangan APK di setiap kecamatan," pungkasnya. 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved