Breaking News:

Berita Muaraenim

Operasi Lilin Polsek Tanjung Agung, Petugas Amankan Pembawa Sajam, Ancaman Hukuman 12 Tahun

Penangkapan ini dilakukan karena yang bersangkutan tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) di perbatasan Kabupaten Muaraenim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Siti Olisa
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tersangka pembawa sajam, Topan dan barang bukti yang tertangkap saat Operasi Lilin yang digelar oleh Polsek Tanjung Agung 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Operasi Lilin yang digelar oleh personil Polsek Tanjung Agung berhasil mengamankan Topan (31) warga Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim.

Penangkapan ini dilakukan karena yang bersangkutan tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) di perbatasan Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten OKU tepatnya di simpang Imam, Desa Sugih Waras, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Sabtu (24/11) sekitar pukul 23.30.

Bagian Kesra Empatlawang Usulkan agar Guru Ngaji diberi Honor Mulai Tahun 2019

Dari informasi dihimpun di lapangan, Minggu (25/11/2018), penangkapan berawal ketika petugas sedang melakukan aktifitas patroli hunting di jalan Lintas Sumatera terutama yang rawan kejahatan jalanan (street crime), serta antisipasi 3C (Curat, Curas dan Curanmor), pemeriksaan pungutan liar (Pungli) di daerah perbatasan Kabupaten Muaraenim - OKU seperti di Desa Muara Meo, Sugih Waras, Paduraksa dan Lebak Budi.

Jokowi Perintahkan Kementerian PU Melalui Koperasi agar Membeli Karet Warga dengan Harga Segini

Dan ketika petugas patroli melintas di lokasi kejadian, petugas melihat seorang laki-laki yang gerak-geriknya mencurigakan apalagi sudah hampir tengah malam.

Kemudian petugas langsung berhenti dan melakukan pengeledahan di tubuhnya dan berhasil menemukan sajam jenis pisau.

HUT PGRI ke-73. Anggota Kunjungi Makam Pahlawan, Motivasi Para Pendidik Terus Berjuang

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Humas Polres Muaraenim Iptu Ade, pihaknya telah mengamankan tersangka bersama barang bukti yakni satu bilah sajam jenis pisau badik dengan panjang sekitar 15 cm.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved