Berita Muba

Jokowi: Aspal Karet di Muba Jalan Keluar Dongkrak Harga Karet

Persoalan harga karet yang semakin anjlok di Indonesia khususnya di Sumsel, kini mulai menemukan titik terang.

Jokowi: Aspal Karet di Muba Jalan Keluar Dongkrak Harga Karet
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Dodi Reza Alex Noerdin pada saat menghadiri Silaturahmi Capres RI 01 Joko Widodo bersama Kader Partai Pendukung di Sumsel, di Sultan Convention Center 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Persoalan harga karet yang semakin anjlok di Indonesia khususnya di Sumsel, kini mulai menemukan titik terang.

Upaya yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam melakukan inovasi pembangunan infrastruktur jalan aspal dengan campuran karet dinilai sangat efektif.

Hal ini diakui Presiden RI Joko Widodo, ia mengatakan di Sumatera Selatan permasalahan Karet sudah mendapat jalan Keluar, akan diambil 5000 ton dari rakyat, dibeli langsung oleh Kementerian PU sebagai bahan baku untuk Membuat Jalan raya.

Operasi Lilin Polsek Tanjung Agung, Petugas Amankan Pembawa Sajam, Ancaman Hukuman 12 Tahun

"Harga 7.500 – 8.000 per kilogram betul-betul dibeli dari petani karet atau melalui koperasi, pesan Jokowi ke Menteri PU, kita berikan solusi terbaik bagi warga Sumatera Selatan,” terangnya.

"Kalau ini konsisten diterapkan saya yakin harga karet di Indonesia tidak lagi mengalami permasalahan," ungkap Presiden RI Joko Widodo yang juga Capres RI nomor urut 01 saat silaturahmi bersama Kader Partai Pendukung di Sumsel, Minggu (25/11/2018) di gedung Sultan Convention Center.

Sementara itu, sebelumnya anjloknya harga karet di kalangan petani rakyat membuat keprihatinan bagi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, tak ingin kondisi itu berlarut dan membuat keterpurukan bagi petani karet.

Jokowi Perintahkan Kementerian PU Melalui Koperasi agar Membeli Karet Warga dengan Harga Segini

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya menerapkan pembangunan jalan aspal berbahan karet yang pertama kali diterapkan di Indonesia dan kali ini dimulai di Desa Mulyorejo B4 Kecamatan Sungai Lilin.

"Untuk tahap pertama ini kita bangun jalan aspal berbahan campuran karet di Desa Mulya Rejo B4 Kecamatan Sungai Lilin dengan panjang jalan 465 meter mampu menyerap 8.9 ton karet alam, milik rakyat," ujar Dodi.

Dijelaskannya, pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet itu menggunakan teknologi pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT).

Tak Ada Kontribusi Maksimal di Wisata Pelancu, Pemkab Lahat PD Terima Penghargaan. Pengelola Kecewa

Halaman
12
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved