Berita Palembang

Sulap Kawasan Kumuh Jadi Kampung Warna-Warni, Lorong Mari Jadi Tempat Wisata Baru

Lorong Mari RT 2 RW 1 Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju Palembang tak lagi terlihat seperti biasa.

Sulap Kawasan Kumuh Jadi Kampung Warna-Warni, Lorong Mari Jadi Tempat Wisata Baru
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Warga Lorong Mari Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju Palembang berswafoto dan mengumpulkan buku guna dimanfaatkan membuat perpustakaan mini. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lorong Mari RT 2 RW 1 Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju Palembang tak lagi terlihat seperti biasa.

Lorong ini menjadi tempat menarik untuk berswafoto karena sudah disulap menjadi lorong mural warna-warni.

Camat Plaju Palembang, Zanaria mengatakan, kampung kumuh yang beralih fungsi ini salah satu wilayah yang diunggulkan saat tim penilaian kecamatan tahun 2018 melakukan penilaian di wilayah Plaju.

Kompol Ginting Jabat Kabag Ops Polres OKU Gantikan Kompol Yuskar Efendi

"Untuk menang atau tidaknya itu urusan nanti, yang terpenting kami dari Kecamatan Plaju sudah menyulap sebuah wilayah kumuh menjadi tempat yang indah dan menarik untuk menjadi lokasi wisata di Plaju ini," kata Zanariah kepada Sripoku.com, Jumat (23/11/2018).

Lurah Talang Buruk, Susanto menjelaskan, di Lorong Mari ini banyak hal menarik yang bisa ekpose buat pengunjung, salah satu home industri pembuatan kemplang atau kemplang tunu dari UMKM, home industri di wilayah ini yang berjumlah 8 UMKM.

Berikut Klasemen Sementara Liga 1 2018 Setelah Persib Seri Lawan Perseru Serui

"Lorong Mari ini yang sebelumnya kumuh berubah sejak awal Januari 2018. Kampung yang dulunya rentan banjir ini, sekarang sudah tidak lagi meskipun hujan mengguyur lokasi ini. Baru berumur hampir satu tahun sudah ada dua penghargaan yang diraih yakni Juara (PHBS) Perilaku Hidup Bersih dan Segar Kota Palembang dan Juara 2 Lomba Hias Asian Games," jelasnya

Ketua RT 2 Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju Palembang, Chairul Bahri menambahkan, dibentuknya kampung warna-warni ini awalnya agar memanfaatkan kreatifitas warga lokal yang tidak sempat disalurkan seperti kepandaian melukis.

Babak Pertama Persib Bandung Ungguli Perseru Serui, Gol Dicetak Patrich Wanggai

"Pemanfaatannya kita dari barang yang tak terpakai, seperti ban bekas di jadikan kursi serta drum yang dijadikan lemari serta meja. Dengan kreatifitas menggambar Mural 3D Geometris dan Simetris serta Streat Art, sehingga menjadi mini pedestrian," ujarnya.

Dari keunggulan kreatifitas serta UMKM warga Lorong Mari ini tidak sedikit seperti produksi Kemplang Tunu mendapat banyak orderan dari warga, seperti minta dibuatkan meja dan kursi dari barang yabg tak terpakai tersebut.

Jalur Liku Lematang Akan Ditutup Total Saat Malam Hari Mulai 28 November sampai 20 Desember 2018

Kedepan, pihaknya masih merencanakan dan menyiapkan pelarakatan guna dimanfaatkan untuk membuka ruang baca bagi anak-anak agar menghindarkan kegiatan yang negatif.

"Kita sedang menyiapkan untuk membuat ruang baca, seperti perpustakaan mini. Jadi mengumpulkan anak-anak agar menggalakkan kegiatan positif seperti membaca. Kita juga menerima apabila ada warga yang ingin menyumbangkan buku bacaannya," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved