Berita Palembang

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksol Coba Bersujud dan Minta Maaf Kepada Keluarga

tersangka Acun dan Frans mencoba bersujud dan meminta maaf yang langsung dilakukannya dihadapan Kapolda Sumsel

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksol Coba Bersujud dan Minta Maaf Kepada Keluarga
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kedua tersangka Acun (21) dan Frans (16) yang meminta maaf kepada keluarga korban dihadapan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, ketika rilis perkara di Mapolda Sumsel, Jumat (23/11/2018). 

Ekspresi wajah Acun dan Frans tampak ketakutan dan pasrah. Bahkan Frans tampak sedikit menangis dan tidak bisa berkata-kata melihat keluarga korban.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani, menenangkan keluarga korban untuk menahan emosi dan tetap bersabar. Kepada pihak keluarga korban, Zulkarnain mengatakan akan menerapkan pasal pidana yang maksimal sesuai perbuatan pelaku.

Jenderal bintang dua ini pun kembali menginterogasi kedua pelaku Acun dan Frans. "Fran, apo peran kamu," tanya Kapolda. "Aku cekik dio (korban) pak dari belakang," jawab Frans.

Menata Rambut Luna Maya Hingga Dian Sastro, Hairstylist Palembang Ini Sempat Kecewa

"Apo biso mencekik dari belakang," tambah Kapolda. "Biso pak," jawab Fran lagi sembari memperagakan yang memegang pundak Kapolda setelah mendapatkan izin Kapolda

Kapolda pun menyapa Acun. "Kau ngapoi," ungkap kapolda. "Aku narik Dio pak, dari bangku depan ke belakang. Samo memegangi tangan," ucap Acun
"Kami diancam samo Akbar Pak, kalau idak ikut kami mau dibunuh pak," ujar Acun yang mengatakan sejujurnya.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan, petugas saat ini masih melalukan pengejaran terhadap tersangka Akbar. Bahkan beberap waktu lalu, petugas sempat melakukan penggrebekan disalah satu rumah, tapi yang bersangkutan sudah kabur.

Beredar Kabar Pengumuman SKD CPNS 2018 Serentak 29 November, Begini Jawaban BKN

"Karena tempat penggrebekan di kampung halaman tersangka, jadi tersangka cepat kabur. Sementara ini untuk berkas tersangka Frans akan segera kami limpahkan ke kejaksaan karena pelaku masih di bawah umur," ujarnya.

Diberikan sebelumnya, korban Sofyan (43), sopir taksol dari Grabcar, menjadi korban perampokan disertai pembunuhan pada Senin (29/10). Korban sempat hilang kontak setelah mendapatkan order rute KM5-KFC simpang bandara. Kemudian dua pekan setelah hilang, mayat korban ditemukan dengan kondisi tak utuh ran menjadi tulang belulang di hutan kebun sawit Desa Lakitan Kabupaten Musi Rawas.

Beredar Kabar Pengumuman SKD CPNS 2018 Serentak 29 November, Begini Jawaban BKN

Petugas Jatanras Polda Sumsel telah mengamankan tiga pelaku. Tersangka Riduan alias Ridho, ditangkap di Rawas Ulu Kabupaten Muratara. Kemudian dua tersangka Frans dan Acun, menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Kabupaten Muratara karena takut ultimatum Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang akan ditembak mati.

Sementara tersangka Akbar kini masih buron. Untuk mpbil korban yaknk Daihatsu Sigra warna hitam, ditemukan di kawasan Kerinci Jambi. Mobil korban dijual tersangka Akbar senilai Rp22,5 juta dan uangnya dibagi rata empat pelaku.

====

Editor: Siti Olisa
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved