Berita Palembang

Mengaku Tak Tahu Korbannya Meninggal, Erlangga Bunuh Tetangganya Karena Cemburu

Ekspresi muka yang pasrah, Erlangga alias Angga (25), hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan petugas di Mapolsek IB II

Mengaku Tak Tahu Korbannya Meninggal, Erlangga Bunuh Tetangganya Karena Cemburu
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Erlangga alias Angga (25), tersangka kasus pembunuhan yang ekspresi mukanya tampak pasrah ketika dirilis petugas di Mapolsek IB II Palembang, Kamis (22/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ekspresi muka yang pasrah, Erlangga alias Angga (25), hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan petugas di Mapolsek IB II Palembang, Kamis (22/11/2018).

Tercatat selama dua minggu, Erlangga menjadi buronan petugas atas kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Tersangka Erlangga dibekuk petugas Reskrim Polsek IB II Palembang, ditembak persembunyiannya di kawasan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (21/11/2018).

Baca: Bentuk Karakter Siswa Melalui Seminar Pelestarian Budaya Daerah

"Aku dak tau dio (korban) meninggal dunia. Karena habis kejadian itu aku pergi ke Bayung Lincir," ujar Erlangga, ketika rilis perkara di Mapolsek IB II Palembang.

Tersangka Erlangga merupakan salah satu pelaku pengeroyokan terhadap korban M Ismail alias Agok yang terjadi di kawasan Kelurahan 27 Ilir Kecamatan IB II Palembang, pada awal bulan November lalu.

Korban Agok yang merupakan tetangganya tersangka, tewas dengan kondisi luka tusuk dan sabetan senjata tajam (sajam) yang dilakukan tersangka Erlangga bersama dua rekannya yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca: Prediksi Susunan Pemain dan Jadwal Pertandingan Mitra Kukar vs PS Tira, Jumat 23 November

Motif korban dianiaya tersangka dan kedua rekannya, diketahui karena masalah cemburu.

"Waktu itu kami cekcok mulut dulu, terus aku tusuk pakai pisau. Memang sebelumnya dia (korban) mau tusuk duluan, tapi aku tangkis. Aku lihat dia sudah berdarah dan pulang ke rumahnya," ujar Erlangga.

Kapolsek IB II Palembang Kompol Agus Hairuddin didampingi Kanit Reskrim Ipda Hermansyah mengatakan, mengenai motifnya diketahui karena cemburu. Korban diduga cemburu dan ribut dengan tersangka. Sehingga tersangka melakukan penusukan terhadap korban hingga tewas.

Baca: Bayi Berkepala Dua dan Bertangan Tiga Lahir di Kabupaten Hulu Sungai Utara

"Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan dan atas perbuatannya dikenakan pasal 338 KUHP dan pasal 170 ayat 3 KUHP. Untuk tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas," ujarnya.(Welly Hadinata)

====

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved