Breaking News:

Berita OKI

Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti Kejahatan. Sabu dan Ekstasi Diblender dan Dibuang ke Toilet

Pemusnahan narkotika jenis sabu dan ekstasi dilakukan dengan cara di blender, lalu cairannya dibuang ke lobang wc umum.

Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kejari OKI, Ari Bintang Prakoso Sejati, SH MH bersama unsur muspida memblender narkoba jenis sabu dan inek. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI), memusnahkan barang bukti (BB) berupa ganja, 42 paket kecil, sabu 534 paket sedang, ekstasi 649 butir, 16 unit senpira laras pendek beserta 62 butir amunisi, dan senjata tajam, serta kupon berhadiah.

“Barang bukti (BB) ini hasil penegakan selama kurun waktu hingga September 2018. Ada 161 berkas perkara yang berkekuatan hukum tetap,” ujar Kepala Kejari OKI, Ari Bintang Prakoso Sejati, SH MH usai pemusnahan BB narkoba dan kejahatan lain di halaman Kejari Kayuagung, Rabu (21/11/2018).

Pemusnahan narkotika jenis sabu dan ekstasi dilakukan dengan cara di blender, lalu cairannya dibuang ke lobang wc umum.

Sedangkan daun ganja kering dibakar bersamaan dengan beberapa barang bukti lain seperti BB penipuan. Sementara BB senpira dimusnahkan dengan cara dipotong-potong.

“Untuk amunisi tidak kita musnahkan di sini tapi kita akan bekerjasama dengan pihak Polres OKI, karena kita tidak memiliki alatnya. Nanti akan kita minta juga berita acara pemusnahannya,” jelas Kejari.

“Jadi ini semua kita musnahkan sehingga tidak ada lagi yang tersisa di Kejari OKI. Semoga dengan ini dapat lebih menekan kriminalitas khususnya di wilayah OKI,” tutur Bintang.

Baca: Bupati OI Minta Kontraktor Selesaikan Pembangunan Masjid dan Taman Kota Sesuai Kontrak Kerja

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Kota Pagaralam Ini Ditemukan di Suka Merindu Lahat

Terkait masih banyaknya kasus senpi, Bintang menjelaskan kasus paling banyak di wilayah Kecamatan Sungai Menang Desa Sungai Ceper.

“Harapan kita ada penertiban di wilayah itu, agar tidak ada lagi industri yang membuat senpira. Karena hal ini disinyalir dapat mendukung terjadinya tindak kriminal,” ujarnya.

Kepala BNN Kabupaten OKI, H Ahmad SSos melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pembinaan mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan di Kejari ini, semua jenis narkoba sudah di periksa, dites semua asli tidak ada yang palsu.

Terkait, warna dan bentuk narkoba jenis sabu di dalam kantong, karena barang bukti sudah lama disimpan. Sehingga ada perubahan warna.

"Sabu dan inek diblender dicampur dengan air lalu dibuang ke klosed WC," tandasnya.

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
BLENDER -- Kejari OKI, Ari Bintang Prakoso Sejati, SH MH bersama unsur muspida memblender narkoba jenis sabu dan inek.
Area lampiran

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved