Ternyata Ini Percakapan yang Membuat Haris Simamora Nekat Membunuh Satu Keluarga di Bekasi

Ternyata Ini Percakapan yang Membuat Haris Simamora Nekat Membunuh Satu Keluarga di Bekasi

Ternyata Ini Percakapan yang Membuat Haris Simamora Nekat Membunuh Satu Keluarga di Bekasi
Kompas.com/Sherly Puspita
Haris Simamora, pelaku pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi saat dihadirkan di hadapan media, Jumat (16/11/2018). 

Ternyata Ini Percakapan yang Membuat Haris Simamora Nekat Membunuh Satu Keluarga di Bekasi

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Sebelum nekat membunuh keluarga Diperum Nainggolan, Haris Simamora terlibat percakapan dengan Diperum dan istrinya pada Senin (12/11/2018) malam.

Hal ini diperagakan dalam prarekonstruksi yang digelar di Mapolda Metro Jaya pada Senin (19/11/2018).

"Pada saat mengobrol, tersangka HS mendengar kata-kata tidak enak yang didengar, yaitu 'Nginep atau enggak kamu? Kalau nginep, enggak enak sama abang kita Douglas'," ujar Kanit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino.

Istri Diperum, Maya Boru Ambarita, kemudian menyebut bahwa Douglas, kakak pertama Diperum, tak senang jika Haris menginap di rumah kontrakan tersebut.

Namun, Diperum disebut berkata dengan kalimat yang lebih kasar kepada Haris.

Lokasi kejadian korban dugaan pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, RT02 RW07 Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018).
Lokasi kejadian korban dugaan pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, RT02 RW07 Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018). (Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar)

Baca: Uji Beban Jembatan Musi IV, 24 Truk dengan Beban 31 Ton Siap Melintas di Atas Jembatan

Baca: Bertulisan Mantra Berbahan Timah, Prasasti Logam Abad Ke-14 yang Pertama Kali Ditemukan di Sumbagsel

Baca: Dicurigai Petugas, Pria Ini Disuruh Turun Dari Angkot & Kedapatan Bawa Sajam

"Adegan lima korban Diperum Nainggolan berkata kepada korban Maya Boru Ambarita, 'Sudah tahu kamu, kalau HS nginep sini abang saya enggak suka'," ujar Malvino.

"Adegan enam, korban Diperum Naingolan berkata ke HS dengan bahasa Batak yang artinya, 'Kamu tidur di belakang saja, kayak sampah kamu'," lanjutnya.

Kalimat-kalimat ini yang kemudian menyinggung perasaan Haris dan membuatnya terpikir melakukan pembunuhan dengan menggunakan linggis yang tersimpan di dapur rumah Diperum.

Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) siang.
Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) siang. (KOMPAS.com/SHERLY PUSPITA)

Adapun Polda Metro Jaya nantinya akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Sementara prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya.

Halaman
12
Editor: Tresia Silviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved