Berita Palembang

Para Siswa MI Az-Zahir Palembang Belajar di Ruang Kelas yang Hanya Disekat Tripleks

Karena tidak adanya ruangan lagi untuk murid melakukan aktivitas belajar, para Siswa MI Az-Zahir Palembang Belajar di Ruang Kelas yang Hanya Disekat

Para Siswa MI Az-Zahir Palembang Belajar di Ruang Kelas yang Hanya Disekat Tripleks
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Siswa MI Az-Zahir Palembang belajar hanya disekat tripleks, Sabtu (17/11/2018). 

Ketua Yayasan MI Az-Zahir Palembang, Ujang sangat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk menambah ruang kelas baru di yayasannya.

Mengingat kondisi lokal kelas MI Az-Zahir Palembang dinilai sudah tak mampu lagi menampung antusias siswa yang ingin menuntut ilmu.

Baca: Berita Palembang: Siswa MAN 1 Palembang Sabet Juara 1 Kompetisi Robotik Madrasah Nasional

Baca: Berita Palembang: Ribuan Siswa dan Guru Antusias Jalan Sehat HUT Sekolah Islam Terpadu Izzuddin

Baca: Berita Palembang: Siswa PAUD Ramaikan Pameran Lukisan untuk Korban Sidalopa. Ada yang Laku Rp 1 Juta

“Setiap ruangan yang hanya berukuran 7×7 meter disekat menjadi dua ruangan. Terlebih minat siswa yang ingin sekolah di sini banyak, tapi ruangan yang tersedia tidak memadai."

"Memang tidak efektif siswa belajar dengan kondisi yang seperti itu, jadi kita harap kalau bisa ada perhatian pemerintah untuk penambahan ruang kelas baru,” ujarnya.

Demi memperjuangkan untuk penambahan lokal kelas, pihak yayasan terpaksa meminta infak secara sukarela dari para siswa di setiap hari Jumat.

Uang yang terkumpul, sedikit demi sedikit digunakan untuk pembangunan lokal baru.

Siswa MI Az-Zahir Palembang belajar hanya disekat triplek, Sabtu (17/11/2018).
Siswa MI Az-Zahir Palembang belajar hanya disekat triplek, Sabtu (17/11/2018). (SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA)

"Di sini ada 17 guru yang semuanya bukan PNS. Selain minimnya ruang belajar, kita juga kekurangan hingga memanfaat kursi dan meja belajar yang sudah lama."

Baca: Berita Palembang: Siswa di Sumsel Adu Skill di Bilogy In Show

Baca: Mahasiswa Arsitektur UTP Ikuti Workshop Bersama Universiti Teknologi Malaysia

Baca: Berita Pagaralam: Bawa Ganja 3 Paket Besar, Mahasiswa Ini Digerebek Polisi

"Bahkan selama ini belum pernah ada yang memerhatikan pihak sekolah, kita sudah berupaya mencari donatur dan mengajukan ke sana-sini, namun hingga sekarang belum mendapatkan respon,” jelasnya.

Rahmat salah satu siswa menerangkan, bahwa dirinya tetap menikmati pelajaran tang diberikan guru, meski terkadang dirinya merasa tidak nyaman lantaran harus mendengar banyaknya suara yabg bukan berasal dari teman satu kelasnya.

"Kami belajar seperti biasa mas, nyaman tidak nyaman kan harus tetap masuk sekolah meski suasananya sangat ramai saat waktu istirahat," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved