Berita Palembang

Kemiskinan di Palembang Masih Tinggi, 184 Ribu KK Dinyatakan Kurang Mampu

Meski termasuk ke dalam kota metropolitan di Indonesia, namun ternyata angka kemiskinan di Kota Palembang masih cukup tinggi.

Kemiskinan di Palembang Masih Tinggi, 184 Ribu KK Dinyatakan Kurang Mampu
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kawasan rumah susun 26 ilir menjadi salah satu potret kumuh di kota Palembang, Kamis (15/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meski termasuk ke dalam kota metropolitan di Indonesia, namun ternyata angka kemiskinan di Kota Palembang masih cukup tinggi.

Tercatat, di tahun 2017 angka kemiskinan di Palembang mencapai 184 ribu Kepala Keluarga (KK).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palembang, Harrey Hadi mengakui jika saat ini angka kemiskinan di Kota Palembang masih cukup tinggi yakni sekitar 184 ribu KK.

Baca: Cristiano Ronaldo Belum Pensiun Namun Juventus Sudah Siapkan Penerusnya, Ini Orangnya

Hal tersebut mengingat Palembang merupakan kota besar dan ibukota Sumsel.

Meski termasuk dalam kategori tinggi, namun angka kemiskinan ini menurun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 200 ribu KK.

"Tidak mudah menurunkan angka kemiskinan ini, apalagi hampir 10 persen setiap tahunnya," ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Baca: All New Nissan Terra Mengaspal di Palembang, Dilengkapi Monitor Pintar Pertama di Kelas SUV Premium

Ia mengatakan, pemerinta kota Palembang saat ini terus melakukan engentasan kemiskinan, apalagi saat ini ada beberapa program yang terus digencarkan dalam mengentaskan kemiskinan seperti membangun ekonomi umat dengan menjalankan sholat subuh berjamaah di masjid.

Menurutnya, dengan subuh berjamaah di masjid maka mempercepat penanggulangan kemiskinan di kecamatan RT dan RW. Selain itu, program gotong royong.

Baca: Lagi-Lagi, Bukannya Sekolah Puluhan Pelajar di Palembang Ini Terciduk Asyik di Warnet

"Program gotong royong ini juga menjadi lokomotif percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami harap program ini berjalan efektif di setiap kawasan di Kota Palembang," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga terus gencar membangun dan memanfaatkan infrastruktur seperti pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Apalagi, di tahun 2019 mendatang APBD Palembang mencapai Rp 4,8 triliun.

Dari anggaran tersebut nantinya ratusan miliar akan dialokasikan sesuai instansi untuk penanggulangan kemiskinan.

"Kita harap upaya ini mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan untuk kedepannya," harapnya.

====

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved