Breaking News:

Berita Palembang

Komplotan Begal Sadis Palembang Ditangkap, Beraksi dengan Celurit dan Begini Modusnya

Seperti diketahui, Jainuri beraksi bersama rekannya S (Dpo), dikawasan Jalan Nilakandi tepatnya di Ply Over Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Begal Sadis ditangkap - Jainuri (22), pelaku dibegal ketika ditangkap petugas gabungan pidsus dan pidum, pimpinan Kanit pidum Iptu Tohirin, saat beraksi,tadi malam. 

SRIPOKU.COM PALEMBANG -- Jainuri (22) pelaku begal warga jalan Nilakandi RT 04/02 Kelurahan Karyajaya Kecamatan Kertapati Palembang ini, hanya bisa meminta ampun dan mengangkat kedua tangannya ke atas kepada petugas gabungan Pidum (Pidana umum) dan Pidsus (Pidana Khusus), Polresta Palembang, Selasa (13/11), sekitar pukul 00.30.

Ia yang dikenal nekat dan sadis setiap melancarkan aksinya, tak berdaya saat ditangkap petugas. 

Seperti diketahui, Jainuri beraksi bersama rekannya S (Dpo), dikawasan Jalan Nilakandi tepatnya di Ply Over Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang.

Informasi yang dihimpun, aksi begal yang dilakukan Jainuri bersama rekannya S, membegal korban yakni Sudibyo (52), warga Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim, saat melintas di TKP (tempat kejadia perkara) dengan mengendarai motornya, lalu diberhentikan oleh Jainuri dan S.

Setelah korban berhenti, salah satu tersangka S meminta rokok kepada korban dan meminta uang Rp 1 juta dengan mendongkan sajam jenis celurit dileher korban.

Lantaran terancam korban pun terpaksa memberikan uangnya Rp 1 juta. Bersamaan petugas gabungan (Hunting) pun melintas di TKP.

Mendenger teriakan korban, dengan cepat dipimpin Kanit Pidum, Iptu Tohirin dan Kanit Pidsus, Iptu Harry Dinar, langsung mengejar tersangka. Alhasil Jainuri pun langsung dilumpukan,

"Benar pelaku ditangkap saat usai melakukan aksi begal di TKP, dimana saat itu petugas kita lagi melakukan hunting dilokasi. Pelaku juga terpaksa dilumpuhkan karena hendak kabur dan melawan petugas," ungkap Kasat Reskrmi Kompol Yon Edi Winara, dan Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar Aliya

Sukmana, melalui Kanit Pidum, Iptu Tohirin. Lanjut Tohirin, saat melakukan aksinya Jainuri tak sendiri, namun bersama rekannya yang berhasil kabur yakni S.

Namun identitasnya sudah dikantongi,

"Ada satu DPO, namun identitasnya sudah kita kantongi, tentunya akan kita kejar dan berikan tindakan tegas," teganya

Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun.

Sedangkan Jainuri ketika ditemui di ruang piket reskrim Polresta Palembang, hanya bisa menahan sakit karena dihadiahi petugas dengan timah panas,

"Baru sekali pak ini saya lakukan. Tadi malam saya diajak oleh S pak. Saya melakukan aksi tersebut saya pun hanya duduk diatas motor melihat situasi disekitar. Tapi sial rupanya ada polisi disekitar lokasi. Oleh itu kami usai beraksi langsung ditangkap," aku Jainuri menyesal.

====

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved