Berita Palembang
Bencana Hidrometeorologi Intai Sumsel, Herman Deru Segera Tetapkan Status Siaga
Salah satunya adalah bencana hidrometeorologi yang merupakan bencana alam yang terjadi sebagai dampak dari fenomena meteorologi
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah bencana alam mengancam wilayah Sumatera Selatan.
Salah satunya adalah bencana hidrometeorologi yang merupakan bencana alam yang terjadi sebagai dampak dari fenomena meteorologi seperti hujan lebat, angin kencang dan lain sebagainya
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan koordinasi guna memetakan wilayah rawan bencana.
Baca: Palembang Dikepung Banjir, Aktivitas Terganggu. Warga Kehilangan Mata Pencarian
"Setelah pemetaan juga akan segera dilakukan upaya dan langkah penanganan, dan rencananya pekan depan akan ditetapkan status siaga bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor," jelas Gubernur Sumsel, Herman Deru, Selasa (13/11/2018)
Adapun pemetan wilayah rawan bencana yakni Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ilir (OKI), dan OKUS serta OKUT yang merupakan daerah langganan banjir, tanah longsor dan sebagainya.
Kemudian Kota Palembang yang menjadi langganan banjir, lalu Muratara dan Mura yang setiap tahun terdampak bencana serupa.
Baca: Palembang Banjir, Warga Kawasan Sekip Tengah Dievakuasi Tim Basarnas
Segera ditetapkannya status siaga bencana Hidrometrologi, tak terlepas dengan hasil pantauan dan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan curah hujan dengan intensitas lebat masih berpeluang terjadi yang dapat berpotensi mengakibatkan bencana Hidrometeorologi seperti genangan, banjir, longsor, banjir bandang, dan puting beliung.
Untuk itu, dirinya sudah menginstruksikan agar semua instansi juga dapat ikut andil dalam penanganan korban yang terdampak, lewat gerak cepat pemberian bantuan logistik dan makanan.
Baca: Banjir Palembang, Siswa Masih Nekat Sekolah, Kadisdik Sumsel Cemas dan Imbau Guru Lakukan Ini
"Semua intansi juga perlu menyiagakan alat berat di lokasi rawan bencana dah saya juga meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan hal serupa, siaga dalam antisipasi bencana ini, misalnya menyediakan perahu karet dan lainnya," tutupnya.
====
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/basarnas_20181101_190456.jpg)