Di Balik Viral Lagu Thailand 'Wik Wik Wik Ah Ah', Ternyata Ini Lirik dan Terjemahan Aslinya

Di Balik Viral Lagu Thailand 'Wik Wik Wik Ah Ah', Ternyata Ini Lirik dan Terjemahan Aslinya

Tayang:
Penulis: Fadhila Rahma | Editor: Rizka Pratiwi Utami
kolase Sripoku.com/Youtube
Penyanyi Lagu 'Kwik Kwik Ay Ay' 

SRIPOKU.COM - Lagu Viral Thailand ‘Wik Wik Wik Ah Ah’ ternyata memiliki arti yang kontroversi.

Lagu ini sedang viral dan menjadi trending Youtube di Indonesia, Senin (29/10/2018).

Lagu yang terbilang aneh tersebut sebenarnya berjudul Aku Mencintaimu, namun di Indonesia lebih dikenal dengan lagu Kwik Kwik Ay Ay lantaran banyak yang mencari berdasarkan liriknya.

Baca: Lirik Lagu Thailand Wik Wik Ahh Ahh, Ini Artinya dalam Bahasa Indonesia

Lagu tersebut dilaunching di Youtube pada (27/6) oleh akun Youtube Topline Music Official.

Penyanyinya ialah Khrang Chux Xay Nae featuring Tar Phey.

Dikutip dari Tribun Jateng, berikut terjemahkan lirik lagu Aku Mencintaimu dari laman Musix Match

AKU MENCINTAIMU

Lirik lagu dan artinya :

Malam ini, lelaki baik itu mabuk dengan dia.

Pagi ini mereka dikirim ke menara.
Kemudian menikah.

Aku mencintaimu.
Saya juga punya kata kata berarti.
Pernahkah Anda mengalami mabuk?

(Saya sekarang punya nama buruk
Dia adalah laki-laki lebih muda

Aku menyesal mendengarnya.
Tapi Keluarga sangat nyaman.

Saya harus memeluknya untuk mengerang namanya.
(Lingkungan membunuhnya)

Jangan hentikan mulut.
Saya punya kejutan.

Adalah hal yang baik untuk memiliki pria yang baik.

Kocokan telur 
Tempat tidur bambu tikar tidur
Ini perceraian yang bagus.

(Saya punya beberapa penjaga.
Dia membuka lagunya. Saya bosan
Jika dia menangkap Dia diusir
Atas permintaan.
Lulu sudah cukup menikah)

Ini adalah kali pertama saya. Dia sedang menemaniku.

Wik Wik Wik Wik Wik

Ahh Ahh Ahh Ahh

Wik Wik Ahh Ahh

Ohh Ohh Ohh Ohh

Saya tidak berpikir demikian.
Saya tidak yakin tentang itu.

Wik Wik Wik Wik Wik

Ahh Ahh Ahh Ahh

Wik Wik Ahh Ahh

Ohh Ohh Ohh Ohh

Lagu tersebut bercerita soal seorang pria yang harus menyaksikan kekasihnya diseret paksa ke menara.

Wanita itu dinikahkan paksa oleh warga lantaran keduanya mabuk dan melanggar norma sekitar.

Padahal lelaki dalam tokoh tersebut sudah menyiapkan tikar dan alas bambu untuk mereka tinggal.

Namun kenyataan pahit harus ia telan. Kekasihnya dinikahkan dengan lelaki muda yang berasal dari keluarga baik-baik.

Dihujat di Negara Thailand

Melansir TribunJateng, rupanya lagu kwik-kwik berjudul asli 'Moan' dan di negara asalnya banyak netizen yang menghujat penyanyi lagu ini.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/11/2018) lagu ini sendiri sudah rilis pada pertengahan Mei 2018 lalu.

Wanita pelantun lagu ini bernama Pennapa Naebchid dan pria rekan duetnya bernama Sittichai Vibhavadee.

Salah satu scene lagu 'Moan'/Youtube/ Top Viral
Salah satu scene lagu 'Moan'/Youtube/ Top Viral ()

Dalam sebuah acara talkshow di Thailand baru-baru ini, baik Sittichai maupun Pennapa membuat pengakuan jika awalnya mereka malu membawakan lagu ini.

"(Saat) membawakan lagu ini di hadapan publik sulit dan memalukan bagi kami," tutur Pennapa.

Namun meski begitu lagu Moan menjadi tenar di Thailand.

"Harus menjadi lagu pertama di setiap penampilan. Lagu ini punya penggemar tersendiri. Saya harus mengatakan, banyak orang yang tidak mengenal kami tapi mengetahui lagu ini dengan baik," ucap Pennapa. 

Parahnya hujatan bukan hanya menyerang mereka tapi orang tua dari Pennapa.

"Mereka mengutuk orangtua kami, padahal kami hanya bernyanyi. Sebagai seorang seniman, kami hanya ingin bekerja dengan total. Membawakan lagu sesuai dengan cerita yang dikisahkan dalam lagu itu," ujar Pennapa.

Membaca hujatan ini, Pennapa menangis karena ia merasa orang tuanya tidak tahu menahu mengenai lagu yang dibawakannya dan ia merasa hanya dirinya sajalah yang pantas dihujat. 

Baik Sittichai dan Pennapa sadar moral jika lagunya ini dianggap tabu bagi masyarakat Asia Tenggara.

Keduanya juga meminta maaf apabila lagu Moan menjadi simbol skandal musik Thailand di samping niatan mereka menghibur dan membuat penggemar senang.

"Kami tidak bermaksud menodai musik Thailand. Kami sudah lama ada di industri ini, kami sadar lagu ini akan sampai ke masyarakat luas."

"Kami hanya fokus untuk menghibur, dan berharap penggemar kami dapat menikmatinya," tutup Sittichai.

=====

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved