Breaking News:

Berita Palembang

Berita Palembang: Penyalahgunaan Narkoba Sudah ke Titik Nadir. Dari 100 Pemuda, 2 Terkontaminasi

Berita Palembang: Penyalahgunaan Narkoba Sudah Sampai ke Titik Nadir. Dari 100 Pemuda, 2 Terkontaminasi

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Panitia HUT Peradi ke-IV Antoni Yuzar SH MH (ketua dari kiri) didampingi Kepala SMAN 1 Palembang Nasrul SPd MM dan pengurus lainnya memberikan paparan penyuluhan hukum UU Tentang Narkotika, UU Senjata Tajam, UU Tentang Lalu Lintas dalam rangka HUT Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) ke XIV di SMAN 1 Palembang, Rabu (7/11/2018). 

Berita Palembang: Penyalahgunaan Narkoba Sudah Sampai ke Titik Nadir. Dari 100 Pemuda, 2 Terkontaminasi

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Panitia HUT Peradi ke-IV Antoni Yuzar SH MH bersama pengurus lainnya memberikan paparan penyuluhan hukum UU Tentang Narkotika, UU Senjata Tajam, UU Tentang Lalu Lintas dalam rangka HUT Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) ke XIV di SMAN 1 Palembang, Rabu (7/11/2018).

Di hadapan ratusan siswa, Antoni Yuzar yang juga anggota Komisi 1 DPRD Kota Palembang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyampaikan materi tentang UU Narkoba.

Baca: Murkanya Ruben Onsu Saat Tahu Alasan Roro Fitria Pakai Narkoba, Datangi Lapas Hingga Lakukan Ini

Baca: Berita Palembang: BNNP Sumsel Gandeng Penggiat Medsos Bentengi Warganet dari Bahaya Narkoba

Baca: Tekan Peredaran Narkoba di OKU Timur, Ini Upaya yang Dilakukan BNNK OKU Timur

Menurutnya penyalahgunaan narkoba sudah sampai ke titik nadir. Pasalnya hasil data BNN ada 40 hari meninggal.

Bisa dibayangkan setahun kalikan saja. Ini bentuk kepedulian Peradi memberikan penyuluhan. Di samping itu bantuan hukum gratis bagi yang tidak mampu.

"Kita ingin anak-anak pelajar jangan sampai terpengaruh dan terjebak dalam lingkaran narkoba karena dampaknya sangat berbahaya."

"Data BNN di antara 100 pemuda ada 2 yang terkontaminasi. 2,2 persen penduduk kita terkontaminasi narkoba."

"Kalau mengacu standar internasional suatu negara dikatakan darurat narkoba apabila penduduknya sudah 2 persen mengkonsumsi narkoba."

"Kenapa sasaran kita anak muda, anak sekolah karena mereka mudah dipengaruhi."

Baca: Berita OKI: Bangun Pemuda Tanpa Narkoba, Sampoerna Agro Ajak Pemuda Berolahraga

Baca: Berita Banyuasin : Satres Narkoba Polres Banyuasin Amankan Sabu seberat 2,7 Kg Dalam Sebulan

Baca: Berita Muaraenim: Resahkan Masyarakat, Pria Ini Ditangkap Petugas Kedapatan Simpan Narkoba

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved