Berita Palembang

Pusri Gerak Cepat Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Pabrik

Puluhan warga Jalan Masjid Sultan Agung, RT 12, Kelurahan 1 Ilir berbondong-bondong mendatangi lokasi pemeriksaan kesehatan gratis

SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Puluhan warga Jalan Masjid Sultan Agung, RT 12, Kelurahan 1 Ilir berbondong-bondong mendatangi lokasi pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan PT Pupuk Sriwidjaya (Pusri), Jumat (2/11/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Puluhan warga Jalan Masjid Sultan Agung, RT 12, Kelurahan 1 Ilir berbondong-bondong mendatangi lokasi pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan PT Pupuk Sriwidjaya (Pusri), Jumat (2/11/2018)

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai tindak lanjut, atas peristiwa yang dialami warga, Kamis (1/11/2018) malam, dimana sebanyak 27 warga yang mayoritas adalah balita, anak-anak, dan lansia harus mendapatkan perawatan medis di RS Pusri Palembang, lantaran mengalami mata perih, mual dan muntah serta sesak nafas imbas terpapar bau menyengat amoniak (NH3).

Baca: Warga Keluhkan Gas Amoniak Pusri, Buat Sesak hingga Ada yang Dilarikan ke Rumah Sakit

Manajer Humas PT Pusri Palembang, Hernawan mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terkena dampak semalam terutama di area ring satu perusahaan, akan dilakukan selama tiga hari kedepan.

"ini sebagai antisipasi lanjutan dari sejumlah warga yang dibawa ke RS. Alhamdulillah, semalam tidak ada yang harus dirawat lebih lanjut dan diperbolehkan pulang. Namun, sebagai bentuk tanggung jawab dan antisipasi kami makanya diadakan pemeriksaan kesehatan. Warga dicek tensi, diberikan obat, masker juga susu," jelasnya.

Baca: PT Pusri Salurkan Program Beasiswa, Vokasi dan Pelatihan Alat Berat

Hernawan membenarkan jika kemarin malam terdapat paparan bau amoniak yang berasal dari proses start up pabrik Pusri 1B yang kemudian terbawah angin dan mengarah ke pemukiman warga dikawasan 1 Ilir.

"Kami pada dasarnya tidak ingin kejadian seperti ini, tapi ini diluar kuasa. Diinfokan Warga mulai mencium bau amoniak sekitar pukul 17.30 tapi memang puncaknya sekitar pukul 20.00 dan warga langsung dibawa ke RS. Setelah dapat info itu kami langsung kirim ambulance untuk menjemput," ujarnya.

Baca: Tingkatkan Produktivitas & Kebersamaan Dalam Bekerja Melalui Turnamen Mini Soccer PT Pusri

Meski demikian, Pihaknya mengklaim bahwa kondisi pabrik dalam keadaan laik operasional walaupun pabrik Pusri 1B telah dibangun sejak 1994, menggantikan pabrik Pusri 1.

"sekarang sudah pulih dan normal lagi, proses pabrik shut down itu ada yang onschedule dan unschedule, nah untuk 1B kemarin shut down yang unschedule tetapi tim sudah siap gerak cepat mengatasinya," ujar Hernawan.

Saat ini dikawasan komplek Pusri, ada empat pabrik yang dioperasionalkan dan laik operasi, yakni Pusri 1B, Pusri 2B, Pusri 3, dan Pusri 4.

Baca: Tiga Pria Bertato yang Suka Resahkan Warga di Seputaran Jembatan Pusri Palembang Berhasil Diciduk

Mengantisipasi hal-hal seperti ini, perusahaan, ditambahkan, Heru Suharsono, Manajer PKBL telah mengikuti sesuai prosedur keamanan bagi masyarakat sekitar pabrik. Dimana sudah ada peredam dan bahkan dalam waktu dekat akan ditambah lagi peredam tahap dua dan ketiga. "Untuk filter alami kita banyak tanami pepohonan. Jikalau kejadian seperti ini warg bisa langsung ke RS Pusri untuk mendapatkan penanganan dan gratis.

Sementara itu, Ketua RT 12, Abu Bakar RT 12 mengungkapkan, warganya terpaksa harus dilarikan ke RS Pusri kemarin malam, karena banyaknya keluhan dan khawatir akan berdampak bagi kesehatan warga.

Baca: Yayasan Sosial Pendidikan Pusri Siapkan Lulusan SMA Cakap Industri

"bahkan Istri dan cucu saya juga masuk daftat yang dibawa ke RS, keluhannya mata perih dan mual. Yang paling kasihan itu anak-anak dan bayi mereka yang paling kami khawatirkan," ujarnya.

Abu pun berharap agar Pusri bisa lebih peduli pada masyarakat terutama bagi warga yang tinggal dekat dengan pabrik. "Minimal cek kesehatan tiga bulan sekali, selama ini sudah mulai jarang. Kami harap kedepan kejadian ini tak terulang. Tapi kami juga berterima kasih respon dari perusahaan cukup cepat semalam," ungkap Abu.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved