Kualitas SDM

Karyawan, Salah Satu Asset Berharga Perusahaan

organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaannya misi tersebut dikelola oleh manusia.

Karyawan, Salah Satu Asset Berharga Perusahaan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Training bagi ratusan karyawan/Ilustrasi (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI

Dalam studi kasus yang penulis lakukan, PT. Rimba Hutani Mas ditahap awal pembentukan organisasinya adalah melakukan identifikasi tugas dan tanggung jawab dari setiap business proses yang dibutuhkan untuk mencapai visi dan misi yang telah ditentukan oleh pendiri perusahaan (Proses terpenting di dalam organisasi).

Hasil identifikasi ini akan dituangkan di dalam job description.

Dan Job Description ini akan mewakili suatu fungsi dalam sebuah business proses.

Disamping itu, melalui Job Description, juga akan dapat dianalisa kompetensi kompetensi apa saja yang dibutuhkan sehingga dapat membuat pemegang fungsi ini menjadi kompeten.

Hasil analisa kompetensi ini diterjemahkan menjadi training need Analysis (TNA).

Di dalam TNA ini akan diuraikan kebutuhan pengembangan yang dibuat menjadi dua bagian besar yaitu pengembangan keilmuan tehnis sesuai dengan Core Business dalam hal ini hutan tanaman industri (Hard Skill) dan Non Tehnis/Soft Skill (Managerial, komunikasi, Customer Servis, Leaderships dll,) sesuai dengan Nilai Nilai yang telah ditetapkan oleh PT RHM yaitu Integrity, Positive Attitude, Commitment, Continous Improvement, Innovative dan Loyal.

Produk utama yang dihasilkan dari TNA ini adalah kurikulum dasar pengembangan karyawan.

Untuk memenuhi kurikulum ini akan dibuat modul-modul pengajaran yang telah didesign sedemikian rupa hingga oleh Departemen yang khusus menangani masalah SDM Sumber Daya Manusia (HRD).

Proses awal pengembangan karyawan di PT Rimba Hutani Mas telah dimulai pada saat melakukan proses recruitment karyawan, dimana calon karyawan diseleksi menggunakan Job Description setiap fungsi yang telah ditetapkan, untuk kompetensi tehnis biasanya dijaring berdasarkan latar belakang pendidikannya baik tingkatan
pendidikan maupun Fakultas/Jurusan yang dibutuhkan.

Sedangkan kompetensi non tehnis biasanya dievaluasi melalui proses test physikology sesuai standar kompetensi yang telah dibuat.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved