SFC Update

Laga yang Tersisa, Alfredo Akan Tularkan Resep Rahasia Sukses Bawa 2 Klub

Sriwijaya FC sukses mengamankan poin penuh di kandangnya, saat menjamu Perseru Serui Senin (29/10/2018).

Laga yang Tersisa, Alfredo Akan Tularkan Resep Rahasia Sukses Bawa 2 Klub
SRIPOKU.COM/RESHA
Pelatih Sriwijaya FC Angel Alfredo Vera. 

Laporan wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sriwijaya FC sukses mengamankan poin penuh di kandangnya, saat menjamu Perseru Serui Senin (29/10/2018).

Laga kandang ini merupakan kali kedua Alfredo Vera menemani tim, pasca didapuk menggantikan Subangkit dari posisi Pelatih Kepala.

Dua laga mungkin dirasa sudah cukup bagi Angel Alfredo Vera, untuk memahami karakteristik Sriwijaya FC dalam bertarung.

Suka tidak suka, ia telah dihadapkan pada jurang degradasi dengan sisa waktu yang tinggal 6 laga lagi.

Baca: Baru 2 Bulan Bekerja, Ini Unggahan Terakhir Alviani Pramugari Lion Air JT 610, Orangtuanya Syok

Dengan begitu, satu-satunya jalan yang harus ia tempuh adalah mengulas dan menularkan kembali resep rahasianya saat ia berhasil membawa Persipura kampiun di kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu serta membawa Persebaya Surabaya promosi ke Liga 1 saat musim 2017 lalu.

Walaupun ia mengatakan, teknik yang digunakannya saat membesut kedua tim tersebut berbeda.

“Di Persipura mereka punya pemain pengalaman yang sudah lama main sama-sama. Bikin mereka cepat adaptasi dengan apa yang saya minta. Mereka seperti yang ku harap, pengalaman itu penting dan mereka kompak. Itu yang bisa buat demikian,” ujarnya saat diwawancarai Sripo.

Baca: Berita Palembang: Warga Sultan Mansyur Keluhkan Rumah Bergetar Akibat Pengerjaan Jembatan Musi VI

Namun, menurut pelatih berdarah Argentina itu, beda kasus dengan saat ia menukangi Persebaya Surabaya di awal musim 2017. Ia harus ekstra kerja keras mengajarkan mulai dari hal yang dasar hingga taktik perang menghadapi musuh-musuhnya saat itu.

“Lebih susah, sama saya seperti hari ini (melatih Sriwijaya FC),” tuturnya.

Tapi, satu kesamaan saat ia sukses membawa kedua tim tersebut ialah dengan cara mengajarkan tentang kekompakan.

Baca: Siswa SMKN 6 Palembang Upacara tak Pakai Seragam, Ganti dengan Baju Adat

Menurutnya, hal itu timbul dari karakter dan disiplin masing-masing pemain yang harus ditimbulkan untuk membuat satu tim menjadi solid dan memiliki teamwork yang tinggi.

“Itu tidak bisa dipaksa. Itu terjadi karena pemain mulai mengerti sesuatu yang belum dan masih belum tau,” urainya.

Selain itu, Alfredo juga menyoroti hal-hal kecil yang bisa menjadi fatal jika menjadi kebiasaan. Terutama di kebiasaan pemain yang salah, juga berakibat performa pemain tersebut bisa tak maksimal dan mengganggu kerja tim secara keseluruhan.

“Ada banyak sesuatu yang harus dilakukan. Dan saya lihat, langsung saya kasih tau, apa yang harus dilakukan. Kecil tapi besar, karena kalau bilang kecil saja, ya kecil. Kalau bisa koreksi itu, tidak susah juga. Perlu bikin setiap hari agar mereka bisa ingat,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved